Ada Eksploitasi Perdagangan Manusia di Prigi, Pemkab Trenggalek akan Gelar Operasi Yustisi

Pemkab Trenggalek berencana akan menggelar operasi yustisi di kawasan Prigi, Kecamatan Watulimo, dalam waktu dekat.

Ada Eksploitasi Perdagangan Manusia di Prigi, Pemkab Trenggalek akan Gelar Operasi Yustisi
david yohanes/surya
Sri Lestari (30) dan Sri Utami (30), dua tersangka kasus perdagangan orang, yang ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek berencana akan menggelar operasi yustisi di kawasan Prigi, Kecamatan Watulimo, dalam waktu dekat.

Operasi yustisi itu menyusul adanya praktik perdagangan manusia yang dibongkar Polres Tulungagung beberapa waktu lalu. Eksploitasi korban perdagangan manusia itu dilakukan di daerah Prigi.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihak kecamatan saat ini telah melakukan pemetaan pendahuluan sebelum operasi yustisi digelar.

"Tapi nanti kami akan operasi yustisi bersama Forkopimda terkait dan dinas-dinas terkait," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu kepada Tribunjatim.com, Kamis (8/8/2019).

Salah satu fokus sasaran operasi yustisi itu, yakni kepada mereka yang menempati lahan-lahan milik warga.

"Segera kami koordinasi," ungkapnya, singkat.

Jadi Pekerja di Cafe Pantai Prigi Trenggalek, NA Tidak Kuat Layani Minimal 10 Tamu Perhari

Sebanyak 47 Kamar Esek-esek Berkedok Warung Kopi di Pasar Muneng Madiun Dibongkar Paksa

Kebaikan Fairuz A Rafiq yang Tak Tersorot saat Diminta Warganet Diskon Operasi Katarak, Masyaallah

Terpisah, kepala Satpol PP Kabupaten Trenggalek Ulang Setyadi mengaku, pihaknya telah beberapa kali menggelar operasi serupa di kawasan tersebut.

"Kami beberapa kali sudah membawa mucikari di daerah sana. Sudah kami bina di kantor sekitar awal tahun lalu," kata Ulang.

Pada saat itu, kata Ulang, setidaknya dua mucikari di "warung remang-remang" di daerah Prigi sudah pernah dibawa ke kantor Satpol PP.

Tapi, ia tak bisa memastikan apakah mucikari tersebut adalah tersangka perdagangan manusia yang kini tengah tersangkut masalah hukum.

"Kami suruh tutup waktu itu," ujar Ulang kepada Tribunjatim.com.

Ia bilang, operasi yustisi bakal digelar bukan dalam waktu dekat. Alasannya, pihaknya saat ini masih berfokus untuk berbagai kegaitan di pusat kota Trenggalek.

Kegiatan yang dimaksud, yakni rangkaian acara Hari Jadi RI ke-74 dan persiapan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-825. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved