AHL AKKOPSI Digelar di Pujon Malang, Integrasi Sanitasi Sehat dengan Pariwisata Jadi Fokus Bahasan

Advocacy Horizontal Learning (AHL) 2019 digelar Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), di Desa Wisata Pujon Kidul.

AHL AKKOPSI Digelar di Pujon Malang, Integrasi Sanitasi Sehat dengan Pariwisata Jadi Fokus Bahasan
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Ketua Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), Syarif Fasha, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Advocacy Horizontal Learning (AHL) 2019 digelar Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), di Desa Wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019).

Sebelum bertolak ke Desa Wisata Pujon Kidul, 7 kepala daerah dan puluhan perwakilan kepala daerah di Jawa Timur dan Tanah Air berkumpul di Pendopo Pringgitan, Pemkab Malang.

Rombongan berangkat selepas menyantap makan siang. 

Ketua AKKOPSI, Syarif Fasha menerangkan, AHL AKKOPSI tahun ini berfokus pada integrasi antara sanitasi yang sehat dengan pariwisata.

PT Nayumi Group Rampungkan Izin Pendirian Tower, September Mulai Bangun Nayumi Samtower di Malang

Persela Vs Persib Bandung, Masih Cedera dan Belum Fit, Malik Risaldi Diragukan Tampil

Tak ayal, Desa Pujon Kidul dipilih menjadi venue gelaran sanitasi tahunan ini.

"Sejak berdirinya AKKOPSI pada tahun 2009, kami terus menyediakan dan menunjang sektor sanitasi sehat bagi masyarakat," kata Syarif Fasha.

"Tahun ini mengangkat tema dan menonjolkan sektor pariwisata berbasis sanitasi sehat," lanjutnya.

Syarif Fasha menambahkan, AHL merupakan salah satu dari beberapa kegiatan rutin AKKOPSI yang mendukung target nasional seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019, khususnya target 100 persen akses sanitasi yang layak bagi Indonesia 2019.

Dinas Perhubungan Kota Malang Berencana Pasang ATCS di Sejumlah Titik untuk Urai Kemacetan

Andrea Dovizioso Yakin Dominasi Marc Marquez Masih akan Berlanjut di MotoGP Austria 2019

Syarif Fasha tertarik dengan konsep kombinasi sanitasi dengan pariwisata yang menghasilkan potensi ekonomi masyarakat.

"Kami penasaran apasih yang ada di Kabupaten Malang pasca adanya program dana desa yang sudah dijalankan," ungkap Syarif Fasha.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved