Blanko E-KTP Dispendukcapil Tulungagung Kembali Menipis, Pemohon Diberi Surat Keterangan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung kekurangan blanko KTP elektronik (E-KTP).

Blanko E-KTP  Dispendukcapil Tulungagung Kembali Menipis, Pemohon Diberi Surat Keterangan
KOMPAS.COM
Ilustrasi e-KTP 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung kekurangan blanko KTP elektronik (E-KTP).

Kondisi ini sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu. Para pemohon diberi surat keterangan, sebagai pegganti KTP.

Kepala Dispendukcapil Tulungagung, Justi Taufik mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan 17.861 surat keterangan pengganti KTP.

“Setiap Suket (surat keterangan) hanya berlaku selama enam bulan,” ujar Justi kepada Tribunjatim.com.

Stok blanko E-KTP mulai menipis sejak Pemilu, hingga jumlahnya terlalu kecil dibanding jumlah pemohon.

Dispendukcapil Tulungagung setiap hari menerima 300 hingga 600 pemohon E-KTP.

Masih menurut Justi, salah satu pemicu tingginya permintaan E-KTP karena perilaku masyarakat yang tidak pertanggung jawab.

Dede Sunadar Ungkap Putranya Idap Penyakit Langka, Harus Operasi Berulang Kali Hingga Usia 23 Tahun

Korban Biro Haji Abal-abal, Berangkat Dadakan Buat Pilih Tak Selamatan Bareng Warga karena Tak Yakin

Kondisi Nunung Selama 20 Hari Mendekam di Tahanan Diungkap, Belum Tunjukkan Indikasi Ketagihan Sabu

Mereka menggampangkan pengurusan E-KTP karena gratis.

Saat mereka ada masalah, seperti E-KTP disita pihak hotel atau polisi, dengan mudah mereka beralasan hilang.

“Mereka kemudian mengurus yang baru, akibatnya yang memohon E-KTP semakin banyak,” ujar Justi kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved