Geger Warga Temukan Pelajar SMK Tewas Tergeletak di Samping Motor, Minum Insektisida Oplos Potasium

Geger Warga Temukan Pelajar SMK Tewas Tergeletak di Samping Motor di Ponorogo, Mulut Berbusa Minum Insektisida Oplos Potasium.

Geger Warga Temukan Pelajar SMK Tewas Tergeletak di Samping Motor, Minum Insektisida Oplos Potasium
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pelajar Ponorogo diduga bunuh diri dengan cara meminum obat pembunuh serangga dicampur pottasium 

Geger Warga Temukan Pelajar SMK Tewas Tergeletak di Samping Motor, Minum Insektisida Oplos Potasium

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Seorang pelajar SMK swasta di Ponorogo, berinsial AP ditemukan tewas di pinggir jalan menuju objek wisata Telaga Ngebel, Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (8/8/2019).

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak di samping sepeda motor Honda Beat bernopol AE 4691 VN, mengenakan celana kolor warna abu-abu dan kaus warna putih.

Berhasil Dongkrak Kursi Nasdem 10 Kali Lipat, Ipong Muchlissoni Siap Maju Pilkada 2020 Ponorogo

Satu Jemaah Haji Sepuh dari Ponorogo Meninggal di Mekah, Derita Sakit Paru-paru, Dimakamkan di Sana

Khofifah Salurkan 200 Rit Air ke Ponorogo, Warga Sempat Harus Turun Bukit untuk Dapat Air Bersih

Dari mulut korban mengeluarkan busa, seperti orang yang mengalami keracunan.

Selain itu, juga ditemukan botol obat pembunuh serangga Arrivo dan juga bungkus potassium. Diduga, korban sengaja mengakhiri hidupnya, dengan cara menenggak obat serangga Arrivo yang dioplos dengan potassium.

Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbiantoro, ketika dikonfirmasi, membenarkan. Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan sedang melintas.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat, tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ada orang tergeletak dengan kondisi mulut berbusa di pinggir jalan, masuk wilayah Desa Kemiri," kata AKP Haryo saat dihubungi, Kamis (8/8/2019) siang.

Setelah itu, pihak kepolisian Polsek Jenangan mendatangi lokasi. Berdasarkan keterangan yang tertulis di kartu pelajar di dompet korban, diketahui korban merupakan warga Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Ia menuturkan, dugaan sementara, korban tewas akibat menenggak obat oplosan. Sebab, di lokasi ditemukan botol obat pembunuh serangga Arrivo dan bungkus potassium.

"Diduga minum insektisida, Arriolvo dan pottasium. Kami amankan, barang buktinya dari lokasi kejadian, yaitu botol Arrivo dan bungkus Pottasium. Jadi, kemungkinan, dioplos kemudian diminum sampai habis. Nggak ada sisa, diminumnya juga di TKP," katanya.

Ditanya mengenai alasan atau motif korban mengakhiri hidupnya, Haryo masih belum mengetahui. Sebab, saat ini pihak keluarga masih mengalami syok dan belum dapat dimintai keterangan.

"Motifnya masih kami dalami. Namanya anak muda itu bisa terjadi (patah hati)," katanya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved