Breaking News:

Korban Biro Haji Abal-abal, Berangkat Dadakan Buat Pilih Tak Selamatan Bareng Warga karena Tak Yakin

Korban biro haji abal-abal ini sengaja tak pilih selamatan bareng warga karena tak yakin.

Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Ilustrasi Calon Jemaah Haji: Sebanyak 455 calon jemaah dari kloter 1 Embarkasi Makassar. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Budaya selamatan yang biasanya dilakukan menjelang keberangkatan haji tidak dilakukan keluarga M, korban biro haji abal-abal.

Bersama suaminya F, mereka sengaja tidak melakukannya karena mereka sebenarnya tak yakin.

Namun orang tua M mendorong karena tidak ada salahnya mencoba.

"Kami sempat tidak yakin karena pemberitahuannya kalau bisa berangkat ke tanah suci mendadak," kata M.

Jadi Korban Penipuan Porsi Haji Abal-Abal, Suami Istri di Surabaya Ini Diperiksa Polda Jatim

Akhirya sebagia ungkapan niat, keluarga ini tetap menggelar syukuran.

Namun syukuran ini hanya terbatas bagi keluarga dan kerabat terdekat. Tidak melibatkan tetangga kampung.

Pasangan suami istri, M dan F mengaku mengikuti apa yang disarankan orang tuanya.

M kepada Surya (grup TribunJatim.com) mengaku semua sudah diuruskan orangtuanya.

51 CJH Jadi Korban Penipuan Percepatan Haji, Polda Jatim Tetapkan Satu Pelaku

Termasuk berapa biaya yang sudah dikeluarkan untuk membeli porsi haji abal-abal ini. 

"Abah saya yang urus. Termasuk biaya itu. Kami manut saja apa kata Abah. Namun ternyata kami menjadi korban. Kami memang tergiur waktu itu," ucap M.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved