Pecah Ban, Mobil Muatan Ikan Bandeng Terbalik, Ikan Berceceran di Depan Stadion Surajaya Lamongan

Dua kecelakaan hari ini terjadi di jaalan Nasional Pucuk lamongan - Surabaya. Pertama truk trailer yang menghantam median jalan dan teronggok

Pecah Ban, Mobil Muatan Ikan Bandeng Terbalik, Ikan Berceceran di Depan Stadion Surajaya Lamongan
surya/Hanif Manshuri
Warga membantu membersihkan ikan bandeng yang tercecer di badan jalan dan bangkai kendaraan yang sudah dievakuasi, Kamis (8/8/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dua kecelakaan hari ini terjadi di jaalan Nasional Pucuk lamongan - Surabaya.
Pertama truk trailer yang menghantam median jalan dan teronggok di atas pipa air milik Petrokimia.

Kecelakaan tunggal juga terjadi, gara-gara mengalami pecah ban, sebuah pikap bermuatan ikan terguling di jalur poros Surabaya - Lamongan, tepatnya di depan Stadion Surajaya Lamongan, Kamis (8/8/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun muatan ikan berceceran di badan jalan yang sempat mengganggu arus lalin.
Data yang didapat Surya.co.id di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakan bermula ketika

Suzuki Cerry ekstra nopol w 8281 CB yang di kemudikan oleh Nurhadi, warga Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampean, Gresik melaju dari arah Gresik hendak ke Lamongan.

"Pikap muat ikan Bandeng dari Gresik mau kirim ikan ke Pasar Ikan Lamongan," kata Kanitlaka Polres Lamongan, Iptu Sudibyo di TKP kepada Tribunjatim.com.

Niat Membakar Gurem, Rumah Mbah Jono di Tulungagung ini Ludes Terbakar

Truk Trailer Alami Kecelakaan Melintang di Rel KA di Pucuk Lamongan

Desa Condro Lumajang Miliki Destinasi Wisata Baru, Ada Gua Jepang

Ketika akan mengirimkan ikan dari Gresik ini, lanjut Sudibyo, pikap bermuatan Bandeng ini tiba-tiba mengalami pecah ban bagian kiri belakang.

Akibat pecah ban ini, mobil pikap oleh dan terguling sehingga muatan ikan Bandeng berceceran ke badan raya.
Pikap yang terbalik, juga tidak sampai berbali arah. Pengemudi tidak mampu menguasai stir karena ban belakang pecah akibat beban muatan.

"Perkiraan kecepatan kendaraan 40 km/jam, " kata Sudibyo kepada Tribunjatim.com.

Akibat kejadian ini kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Sementara kendaraan pikap dibeberapa bagian mengalami kerusakan, termasuk kaca mobil pecah.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved