Tak Sengaja Rusak Papan Tulis, Siswa Kelas 4 di Magetan Dimintai Ganti Rp 1 Juta oleh Sekolah

SDN Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Magetan tengah menjadi sorotan. Pihak sekolah disebut meminta siswa mengganti papan tulis yang rusak.

SURYA/DONI PRASETYO
SDN Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, minta orangtua murid membayar Rp 1 juta, karena putranya yang duduk di klas 4, diduga merusak papan tulis kelas. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - SDN Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Magetan tengah menjadi sorotan.

Pihak sekolah disebut meminta siswa mengganti papan tulis yang rusak sebesar Rp 1 Juta.

Diketahui, seorang siswa kelas 4 SDN Widorokandang, Kecamatan Sidorejo Magetan memang tengah bercanda dengan temannya dan tanpa sengaja memecahkan papan tulis kelas.

Akibatnya, orangtua siswa yang hanya buruh tani itu kalang kabut mencari pinjaman.

(Mau Perbaiki Atap Ruang Sekolah SD, Pria dari Jember Malah Tersengat Listrik & Jatuh, Tewas Seketika)

"Saya sudah dipanggil ke sekolah, dan saya sudah minta maaf, juga minta keringanan biaya pengganti papan tulis yang rusak itu. Kalau sesuai yang diminta sekolah, kami jelas keberatan,"kata Sukir, orang tua murid yang dianggap merusak papan tulis itu

Menurut Sukir, pihak SDN Widorokandang bersikukuh orangtua siswa harus mengganti papan tulis senilai kalkulasi yang diberikan pihak sekolah sebesar Rp 1 juta itu.

"Katanya Kasek, tuntutan ganti rugi karena rusaknya inventaris sekolah itu untuk memberi efek jera kepada siswa lainnya agar tidak melakukan tindakan yang dilakukan anak saya,"jelas Sukir.

Menurut Sukir, papan tulis itu rusak karena ketidaksengajaan yang dilakukan anaknya saat jam istirahat pelajaran.

"Namanya anak anak, kalau sedang bermain tidak tahu bahaya atau akibat dari main mainnya itu. Jadi papan tulis itu rusak karena ketidak sengajaan,"ujar buruh tani ini.

Dikatakan Sukir, papan tulis kelas itu berlubang karena terkena penggaris, saat anaknya bermain pedang pedangan pada waktu jam istirahat pelajaran.

(Sepeda Keren, Sekolah Bagi Kelompok Rentan Trenggalek agar Naik Kelas)

"Jadi bukan sengaja dirusak, di pukuli dengan benda keras atau apa. Namanya anak kelas empat, Kalau sampai becanda menggunakan benda keras,"katanya.

Kepala SDN Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan Warsi, mengakui kalau sekolah tetap meminta ganti papan tulis itu.

Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar (KMB) tetep bisa dilaksanakan.

"Selain agar KBM tetep bisa dilaksanakan, permintaan biaya ganti papan tulis kelas itu untuk memberikan efek jera kepada siswa bersangkutan dan siswa lain,"kata Warsi singkat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Suwoto belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini diunggah.

Reporter: Surya/Doni Prasetyo

(Lazismu Salurkan Donasi Konsumen Alfamidi ke Sekolah-Sekolah Non Formal yang Ada di 10 Provinsi)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved