Disperindag Jatim dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gelar Desiminasi, Bahas Kebutuhan Bahan Pokok

Disperindag Jatim dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri gelar Desiminasi, bahas kebutuhan bahan pokok

Disperindag Jatim dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gelar Desiminasi, Bahas Kebutuhan Bahan Pokok
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Suhanto saat menghadiri acara Desiminasi kebijakan Barang Kebutuhan bahan pokok bagi aparatur pemerintah daerah dan pelaku usaha bahan pokok di Hotel Aria Surabaya, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bekerjasama dengan Disperindag Jawa Timur, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI gelar Desiminasi kebijakan Barang Kebutuhan bahan pokok bagi aparatur pemerintah daerah dan pelaku usaha bahan pokok.

Acara tersebut di selenggarakan di Hotel Aria Surabaya, Jumat (9/8/2019).

Hendak Salip Truk dari Kiri, Suami Istri di Sidoarjo Malah Terjatuh, Sang Istri Tewas Terlindas Truk

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Suhanto mengatakan, Kemendag mempunyai mandat dari Presiden.

"Mandat dari Presiden meliputi peningkatkan ekspor, stabilisasi harga kebutuhan bapok barang penting dan optimalisasi penggunaan produk dalam negeri serta rehabilitasi pasar rakyat," katanya, Jumat (9/8/2019).

stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok dan barang penting tentunya harus ada langkah-langkah kebijakan yang harus dipahami oleh aparatur, pelaku usaha, dan Disperindag di setiap Provinsi di Indonesia.

“Saya berharap dengan kebijakan ini bisa diinformasikan kepada pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat sehingga dapat sinergi dengan pemerintah pusat tentunya Kemendag dalam rangka stabilisasi harga,” ujarnya.

Sudah Fitting Gaun Pengantin, Kisah Artis Ini dengan Duda 51 Tahun Kandas, Menangis saat Diramal

Perlu diketahui, lanjut Suhanto, Kemendag sudah banyak melakukan usaha-usaha, tetapi sebagaian masyarakat belum mengetahui.

Usaha-usaha Kemendag satu diantaranya Seperti Kemendag telah mempunyai “aplikasi sistem informasi harga “bahan pokok” yang real time atau sistem transaksi yang disa diketahui oleh pedagang, pengusaha, masyarakat, penjual dan pembeli.

Sistem ini bisa berjalan kalau ada isinya dari para pelaku usaha dan pedagang yang dipasar semuanya.

Oleh sebab itu melalui forum desiminasi ini, masih kata Suhanto, sistem dan materi desiminasi diharapkan bisa dibawa kedaerah untuk diterapkan.

Sehingga dinas yang membidangi ini bisa tahu tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) yaitu menginput harga harian dan stok bapok.

“Kalau stoknya ternyata kurang maka pimpinan atau kepala dinas bisa mencarikan solusi," tandasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved