Dua Tempat Pejabat Pemprov Jatim Digeledah KPK, Wagub Emil Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa pelayanan publik di Pemprov Jawa Timur tidak akan terganggu terkait adanya proses

Dua Tempat Pejabat Pemprov Jatim Digeledah KPK, Wagub Emil Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Para penyidik KPK keluar dari rumah Kadishub Jatim, Rabu (7/8/2019) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa pelayanan publik di Pemprov Jawa Timur tidak akan terganggu terkait adanya proses pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan KPK pada pejabat Pemprov Jawa Timur.

Ia memastikan sesuai dengan arahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, pelayanan publik harus berjalan maksimal dan tidak boleh ada kinerja yang terdown grade.

"Pada prinsipnya kita bekerjasama sesuai arahan ibu gubernur kita menghormati penegakan hukum yang sedang berlangsung," kata Emil Dardak yang diwawancara di Gedung Negara Grahadi, Jumat (9/8/2019).

Siang itu, Pemprov Jatim menggelar rapat terbatas dengan dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah dan mengumpulkan seluruh pejabat eselon dua di jajaran Pemprov Jawa Timur.

Namun Kadishub Jatim Fattah Jasin, yang rumah pribadinya baru digeledah KPK Rabu (7/8/2019) malam, serta Kepala BKAD Jatim Jumadi yang kantornya baru digeledah KPK Kamis (8/8/2019) malam, tidak tampak hadir.

Tempat keduanya dijadikan sasaran penggeledahan terkait kasus suap APBD Kabupaten Tulungagung yang menjerat Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

Supriyono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD dan atau APBD-P Tulungagung 2015-2018. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, yang telah divonis 10 tahun penjara.

Cedera Ligamen, Striker Lokal Tersubur Absen Laga Derbi Jatim Arema FC Vs Persebaya Surabaya

Jelang Hari Raya Idul Adha, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Kereta Api Tambahan, Berikut Daftar Rutenya!

Rumah di Kenjeran Surabaya Terbakar, Kakek Berusia 70 Tahun Tewas

"Di sisi lain, ibu meminta agar jangan sampai proses KPK itu berengaruh terhadap kinerja kita dalam melayani masyarakat. Harus tetap maksimal," ucap mantan Bupati Trenggalek ini kepada TribunJati.com.

Usai ada penggeledahan, dikatakan Emil, Gubernur Khofifah mengumpulkan para pejabatanya dan menekankan bahwa pemerintahannya memberikan prinsip yang mengayomi pejabatnya.

"Beliau menyemangati internal memberikan pengiatan pada kita agar kita dalam kondisi baik saat melayani masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut agar tidak ada pejabat yang terjerat kasus korupsi, Emil Dardak menegaskan bahwa pemerintahan dirinya dan Gubernur Khofifah ada Jatim Amanah.

Pemprov juga melibatkan Korsubgah KPK untuk memberikan rambu rambu bagian yang rawan terjadi korupsi. Baik di saat proses perencanaan, pelaksanaan dan juga saat membuat laporan pertanggungjawaban suatu program.
(Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved