Terminal Purabaya Prediksi Lonjakan Penumpang di Musim Mudik Idul Adha Berlangsung Besok

Terminal Purabaya memprediksi lonjakan penumpang mudik Idul Adha terjadi pada tanggal 10 Agustus 2019.

Terminal Purabaya Prediksi Lonjakan Penumpang di Musim Mudik Idul Adha Berlangsung Besok
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana pemberangkatan penumpang bus jurusan Madura di Terminal Purabaya, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Terminal Purabaya memprediksi lonjakan penumpang mudik Idul Adha terjadi pada tanggal 10 Agustus 2019.

Kepala Sub Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat mengatakan lonjakan penumpang biasa terjadi sekitar siang dan sore hari.

"Karena saat itu para pegawai sudah pulang kerja dan anak sekolah juga sudah libur. Dan jurusan bus yang mengalami peningkatan jumlah penumpang adalah Madura, Probolinggo, Lumajang, dan Jember," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (9/8/2019).

Jelang Hari Raya Idul Adha, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Kereta Api Tambahan, Berikut Daftar Rutenya!

Ia menjelaskan pihaknya sudah siap mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Antisipasi lonjakan penumpang tentulah ada. Petugas Terminal juga sudah kita standby kan di berbagai titik. Untuk armada bus nya sendiri kita rasa sudah mencukupi karena jumlah penumpang mudik Idul Adha tidak terlalu besar dibandingkan mudik Lebaran," tambahnya.

Dirinya juga memprediksi untuk arus baliknya sendiri terjadi pada Selasa (13/8/2019) pagi hari.

Namun ia menjelaskan, musim mudik Idul Adha tahun ini kemungkinan mengalami penurunan penumpang.

"Sepertinya ada penurunan penumpang dibandingkan tahun kemarin. Karena sebagian besar orang memilih menyewa mobil sendiri, apalagi saat ini sudah ada Tol Trans Jawa. Namun kita belum bisa memprediksi berapa persen penurunan penumpang," jelasnya.

Rutan Medaeng Siapkan 4 Sapi dan 22 Kambing untuk Idul Adha, Disembelih 4 Hari

Sementara itu, seorang penumpang jurusan Probolinggo, Ferdian Iskandar mengaku lebih memilih mudik ke kampung halamannya pada Jumat sore.

"Takutnya kalau Sabtu malah ramai. Dan akhirnya tidak kebagian kursi bus," jujurnya.

Ia mengaku dirinya lebih senang dan nyaman naik bus daripada menyewa mobil sendiri. Meski terkadang penuh sesak penumpang di dalam bus.

"Kalau naik bus, tinggal bayar terus tidur di dalam bus, tahu tahu sudah sampai tujuan. Tapi kalau naik mobil sendiri kan enggak bisa," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved