Pemkab Trenggalek Inisiasi Produksi Minyak Atsiri Organik di Kecamatan Bendungan

Ada tiga jenis bahan baku dari tanaman yang disuling menjadi minyak atsiri di sana, yakni nilam, serai wangi, dan serai dapur.

Pemkab Trenggalek Inisiasi Produksi Minyak Atsiri Organik di Kecamatan Bendungan
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Contoh minyak atsiri murni dari berbagai jenis bahan baku, Minggu (11/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek menginisiasi pengembangan produksi minyak atsiri organik di Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur, selama dua tahun terakhir.

Ada tiga jenis bahan baku dari tanaman yang disuling menjadi minyak atsiri di sana, yakni nilam, serai wangi, dan serai dapur.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek, Didik Susanto menjelaskan, ada lahan seluas 3,4 ha di Kecamatan Bendungan yang menjadi tempat penanaman tiga tumbuhan tersebut untuk bahan minyak atsiri.

Pemkab Trenggalek Siapkan Tim Antisipasi Penyakit Hewan Saat Kurban

Ada Eksploitasi Perdagangan Manusia di Prigi, Pemkab Trenggalek akan Gelar Operasi Yustisi

Di lahan tersebut dan sekitarnya, warga tak boleh menanam tanaman menggunakan pupuk kimia.

"Tempat itu sudah disurvei oleh lembaga yang diundang oleh UB (Universitas Brawijaya Malang). Kami mengajukan lahan 5 ha, yang dianggap cocok hanya 3,4 ha," kata Didik Susanto, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya, prospek minyak atsiri organik terbilang bagus.

Selain di Bendungan, kata Didik Susanto, Pemkab Trenggalek juga menginisiasi produksi minyak atsiri di lima kecamatan lain.

"Tapi, di kecamatan yang lain non-organik," imbuhnya.

Sapi Jokowi dan Khofifah di Masjid Al-Akbar Surabaya Disembelih Besok, Gunakan Besek sebagai Wadah

Gabungan Pengusaha Optik Indonesia Tulungagung Bagikan Lebih dari 150 Kacamata Gratis untuk Siswa SD

Minyak atsiri yang dihasilkan dihimpun oleh gabungan kelompok tani Kabupaten Trenggalek.

Minyak atsiri mentah lalu dikirim ke Universitas Brawijaya Malang untuk diolah dan dipasarkan.

Kampus ini menjadi pendamping para pelaku usaha produksi minyak atsiri yang digandeng Pemkab Trenggalek.

"Sampai sekarang, setiap hari masih produksi dan melakukan penyulingan di daerah-daerah yang kami inisiasi," ucap Didik Susanto. (Aflahul Abidin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved