Wali Kota Surabaya Risma Jadi Pengurus DPP PDI Perjuangan, Belum Tentu Jadi Menteri

Pengamat politik, Kresnayana Yahya menyebut peluang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjadi Menteri Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih cukup

Wali Kota Surabaya Risma Jadi Pengurus DPP PDI Perjuangan, Belum Tentu Jadi Menteri
KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menumpangi ojek online ketika menghadiri Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Kamis (8/8/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengamat politik, Kresnayana Yahya menyebut peluang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjadi Menteri Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih cukup terbuka.

Meskipun demikian, kepastian memilih Risma menjadi kewenangan Jokowi. Menurut Kresna, tak ada jaminan Risma masuk dalam kabinet sekalipun telah dipilih menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

"Semua tetap bergantung pada Pak Jokowi," kata Kresna kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (10/8/2019).

Menurut pria yang pernah mendapat gelar Master Statistik dari University of Wisconsin, USA ini, Jokowi tak memiliki beban politis sebab telah terpilih di periode kedua.

Dibandingkan dengan pertimbangan politis, Jokowi akan lebih mempertimbangkan kerja konkret untuk efektivitas kabinet hingga 2024.

Jadi Ketua DPP PDIP Bukti Risma Punya Kedekatan dengan Megawati, Bakal Naik Kelas Politisi Nasional

Diimbau Tak Gunakan Plastik Pembagian Daging Kurban, Warga Semolowaru Surabaya Pakai Besek

Dua Siswa SMKN 6 Kota Malang Hilang Selama Enam Hari

"Menteri bukan sekadar utusan parpol, namun bisa menjabarkan visi dan misi Jokowi," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Apalagi, di dalam beberapa kesempatan Jokowi mewacanakan memilih menteri milenial.

Apabila mempertimbangkan rataan range usia muda penduduk Indonesia, Kresna menilai 70 persen dari total menteri di kabinet Jokowi idelnya akan diisi oleh figur berusia 25-35 tahun atau di bawah 50 tahun.

Sementara saat ini, Risma sudah berusia 57 tahun.

”Dari sisi menteri milenial saja, sudah menjadi diskusi yang menarik,” kata pria yang pernah menjadi Pengajar Statistik di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved