Liga Indonesia

Laga Klasik Arema FC Vs Persebaya Surabaya Akan Diamankan 1749 Personel Keamanan

Sebanyak 1749 personel keamanan akan mengamankan jalannya pertandingan super big match di Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya

Laga Klasik Arema FC Vs Persebaya Surabaya Akan Diamankan 1749 Personel Keamanan
GRAFIS TRIBUNJATIM.COM/ANUGRAH FITRA NURANI
Arema FC vs Persebaya pada laga leg 2 final Piala Presiden 2019, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (12/4/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 1749 personel keamanan akan mengamankan jalannya pertandingan super big match di Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Kamis (15/8/2019) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dari Rapat Koordinasi (Rakor) yang diikuti Panpel Arema FC, Senin (12/8/2019) siang di Polda Jatim, sebanyak 1749 personel keamanan ini diantaranya terdiri dari Polres Malang sebanyak 623 personel, 250 personel Brimob Polda Jatim, 150 personel dari Kodim, 100 personel dari Yonif 515, 200 personel Panpel Arema, dan beberapa personel lainya.

"Dari Rakor yang kami hadiri tadi siang di Polda Jatim, total ada 1749 personel yang akan mengamankan jalannya pertandingan Arema FC Vs Persebaya," kata Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC pada Surya, Senin (12/8/2019) sore.

Jumlah ini tentu lebih banyak dibanding pertandingan Big Match saat Arema FC menjamu Persib Bandung, Selasa (30/7/2019) lalu di Stadion Kanjuruhan.

Diam-Diam Bangun Tanggul Lumpur Setinggi 3 Meter, Ketua RT dan Camat Sebut Tak Kantongi Izin

Pelaku Ujaran Kebencian Almarhum KH Maimoen Zubair Dibebaskan, Santri Malang Raya Cabut Laporan

Tiket Pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya Hampir Sold Out, Tak Akan Tambahan Tiket

Saat itu, pertandingan yang digelar malam hari diamankan sebanyak 1300 personel keamanan. Sementara pertandingan-pertandingan biasanya hanya diamankan 600 personel keamanan saja.

Banyaknya jumlah personel keamanan ini tak lain sebagai antisipasi hal-hal yang tak diinginkan terjadi, seperti pertandingan di Liga 1 2018 lalu. Saat itu penonton menyerobot masuk kedalam stadion, perkelahian antar penonton karena adanya indikasi suporter tamu datang, menyanyikan lagu rasis yang menyulut perkelahian, suporter masuk ke lapangan dan beberapa kejadian lainnya.(myu/Tribunjatim.com)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved