Penuhi Pasokan Energi Primer 2025, SKK Migas Percepat Proyek Hulu yang Produksi 6 Tahun Mendatang

SKK Migas akan percepat proyek hulu migas yang akan berproduksi dalam 6 tahun mendatang untuk memenuhi target energi primer 2025.

Penuhi Pasokan Energi Primer 2025, SKK Migas Percepat Proyek Hulu yang Produksi 6 Tahun Mendatang
ISTIMEWA
(kanan ke kiri) IPA Convex 2019 Chairperson Hanny Denalda, Executive Director IPA Marjolijn Wajong, IPA Director Nanang Abdul Manaf, Moderator Teguh Santosa. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Optimasi proyek hulu migas yang akan berproduksi dalam enam tahun mendatang menjadi peluang untuk memenuhi target energi primer 2025.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Fatar Yani Abdurrahman selaku Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)

Fatar mengatakan, meski proyek hulu migas akan berproduksi dalam enam tahun mendatang namun di sisi lain, meningkatnya impor minyak bumi tidak bisa dihindari mengingat pertumbuhan konsumsi energi masyarakat.

SKK Migas Tentukan Wilayah Prospektif Dalam Mendukung Eksplorasi Migas di Indonesia

Kementerian ESDM Resmi Mulai Proses Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas Konvensional

"Percepatan produksi proyek-proyek yang saat ini sedang dikerjakan sebagai solusi utama memenuhi pasokan energi primer mendatang," katanya, Senin (12/8/2019).

Pasalnya, lanjut dia, hingga saat ini relatif belum ada lagi ditemukan giant discovery untuk minyak bumi.

SKK Migas saat ini sedang berupaya mencapai produksi nasional sebesar 1 juta barrel oil per day (BOPD) dalam enam tahun mendatang.

Hal itu merupakan tantangan tersendiri juga bagi kontraktor migas untuk agresif mencari wilayah eksplorasi.

"Sekarang yang kita lakukan adalah mempercepat onstream production. Kedua, dari sisi produksi dapat mengandalkan Enhanced Oil Recovery (EOR) dan work over. Kalau kita do nothing, makanya nanti tidak bisa dapat apa-apa," tegas Fatar.

Daftar 3 Negara Penerima Ekspor Nonmigas Terbesar Indonesia Versi BPS, Nomor Satu Diisi Jepang

Jokowi Tegur Menteri ESDM dan Menteri BUMN Karena Penurunan Ekspor & Impor Migas: Hati-hati!

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved