Perankan Pejuang di Film Perburuan, Adipati Dolken Ungkap Makna Merdeka: Moga Jadi Kata Sesungguhnya

Adipati Dolken kembali menunjukkan kemampuan berkatingnya, kali ini dalam film Perburuan garapan sutradara Richard Oh.

Perankan Pejuang di Film Perburuan, Adipati Dolken Ungkap Makna Merdeka: Moga Jadi Kata Sesungguhnya
Tribunnews.com
Aktor dan aktris Adipati Dolken dan Ayushita Nugraha saat menggunjungi redaksi Tribunnews dan Warta Kota dalam rangka mempromosikan film yang mereka bintangi berjudul Perburuan, di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019). Film Perburuan merupakan adaptasi dari novel legendaris berjudul sama karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Warta Kota/Feri Setiawan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Adipati Dolken kembali menunjukkan kemampuan berkatingnya, kali ini dalam film Perburuan garapan sutradara Richard Oh.

Film yang diadaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer dengan judul yang sama ini akan resmi tayang 15 Agustus 2019 mendatang.

Berperan sebagai tokoh utama dalam film, Adipati Dolken memainkan sosok pejuang negara bernama Hardo.

Hardo merupakan seorang komandan pleton (shindancho) Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) yang memilih untuk melakukan perlawanan kepada penjajah yaitu Jepang (Nippon).

Naas, ia dan rekan-rekannya tertangkap pasukan Jepang ketika akan melakukan penyerangan. Mereka pun melarikan diri ke dalam hutan

Sinopsis Makmum, Film Horor Indonesia yang Dibintangi Titi Kamal, Tayang di Bioskop Agustus 2019!

Setelah beberapa waktu bersembunyi, rekan-rekannya memilih untuk kembali. Namun, tidak dengan Hardo.

Ia pun menjadi buruan para tentara Jepang yang telah menganggapnya sebagai musuh negara.

Adipati Dolken menganggap sosok Hardo merupakan pejuang yang memiliki prinsip.

Karakter ini pula yang paling disuka dari karakter yang ia mainkan ini.

"Yang paling saya suka, dia (Hardo) memiliki prinsip. Kami melangsungkan syuting sekitar 18 sampai 20 hari," ungkapnya.

Foto Nicholas Saputra Viral, Adipati Dolken Tiru Gaya Selfie, Ungkap Tak Bisa Nyoblos Pemilu 2019

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved