Pria Tua di Pamekasan Joget Sambil Kibaskan Celurit di Tengah Karnaval, Ancam Lapor Presiden

Seorang pria paruh baya harus diamankan Satpol PP do tengah lomba karnaval di Pamekasan pada Senin (12/8/2019) siang ini lantaran kibaskan celurit

Pria Tua di Pamekasan Joget Sambil Kibaskan Celurit di Tengah Karnaval, Ancam Lapor Presiden
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Pria paruh baya yang diduga punya kelainan jiwa diamankan oleh petugas Satpol PP Pamekasan, Senin (12/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Seorang pria paruh baya harus diamankan Satpol PP di tengah lomba karnaval di Pamekasan pada Senin (12/8/2019) siang ini.

Bagaimana tidak, pria ini tanpa alasan jelas mengibas-kibaskan celurit di tengah-tengah keramaian.

Sempat terjadi insiden tarik menarik antara pria paruh baya berpeci hitam ini dengan petugas Satpol PP Pamekasan yang mencoba merebut celurit di tangannya.

Mulanya, pria paruh baya itu masuk menyelinap dari pagar pembatas penonton.

(Tuduh Minum Arak, Waker Gadungan dari Jember Rampas 4 Ponsel Pakai Ancaman Celurit, Dibekuk di Rumah)

Tiba-tiba masyarakat yang menonton dari luar pagar pembatas di dekat panggung berteriak histeris.

Sebab pria paruh baya itu mengeluarkan celurit sembari dikibas-kibaskan seperti orang menari.

Sontak petugas keamanan yang berada di dekat panggung langsung mengamankan pria paruh baya itu dan diserahkan ke pihak berwajib.

Saat petugas Satpol PP Pamekasan ingin mengambil celurit dari genggaman pria paruh baya itu, ia sempat meronta-ronta tidak, bahkan mengecam ingin membunuh petugas.

Bahkan saat dibawa oleh petugas kepolisian, pria ini mengancam akan melapor ke Presiden Jokowi bila dirinya diamankan.

Sontak warga yang menonton karnaval ketika mendengar nada kecaman itu tertawa terbahak-bahak.

(Diduga Tak Turuti Bikin Kue, Seorang Anak di Gresik Tega Bacok Ibu Kandungnya Pakai Celurit)

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved