78 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, BPBD Pamekasan Kirim 336 Tangki Air Bersih

Musim kemarau, sejumlah desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

78 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, BPBD Pamekasan Kirim 336 Tangki Air Bersih
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
BPBD Pamekasan saat melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah desa di Pamekasan, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Musim kemarau, 310 dusun dari 78 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mulai mendistribusikan air bersih ke beberapa desa yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

Supervisor Pulsdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, warga di sejumlah desa di Pamekasan yang terdampak kekeringan telah mendapat bantuan air bersih.

Sambut HUT RI ke 74, Warga di Pamekasan Hiasi Kampung dengan Payung Melayang Nuansa Merah Putih

Musim Kemarau, Desa Sumberoto Malang Alami Kekeringan, PMI Terjunkan Bantuan Air Bersih

Total pengiriman air bersih itu sebanyak 336 tangki yang dilakukan selama enam hari, mulai Senin (5/8/2019) hingga Sabtu (10/8/2019).

"Sebanyak 336 tangki air bersih itu tersebar di seluruh daerah yang terdampak kekeringan. Semua desa sudah terkirim," kata Budi Cahyono kepada TribunJatim.com, Selasa (13/8/2019).

Budi Cahyono manambahkan, pihaknya sedikit kesulitan untuk mendistribusikan air bersih karena letak geografis dan banyak masyarakat yang belum menyiapkan tempat penampungan air.

Waspadai Ancaman Longsor di Musim Kemarau, BPBD Kota Malang Sebut 2 Kecamatan Ini Rawan Tanah Gerak

Puluhan Grup Musik Daul Rela Menginap di Jalanan untuk Meriahkan Karnaval di Pamekasan

"Yang harus diantisipasi ke depan adalah kurangnya debit air, tapi semoga tidak terjadi," tegas Budi Cahyono.

Budi Cahyono juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu hemat air.

"Karena fungsi kami melayani semua lapisan masyarakat. Gunakan air seefisien mungkin dan utamakan kebutuhan dasar," katanya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved