Bongkar Pabrik Merkuri Illegal di Sidoarjo, Begini Polisi Cara Mengungkapnya

Pelaku utama pembuatan bahan tambang merkuri illegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar oleh Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata memiliki wawasan kema

Bongkar Pabrik Merkuri Illegal di Sidoarjo, Begini Polisi Cara Mengungkapnya
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kelima pelaku produksi merkuri ilegal di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaku utama pembuatan bahan tambang merkuri illegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar oleh Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata memiliki wawasan kemampuan reaksi kimia.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, pelaku yang berinisial AH (35), ternyata memiliki kemampuan mengolah zat kimia

Pelaku memiliki kemampuan tersebut, lantaran sebelumnya pernah bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan peleburan biji besi.

"Dia mengakunya pernah bekerja di suatu perusahaan peleburan besi," katanya saat ditemui awakmedia di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019).

Tak pelak, ungkap Yusep, pelaku mampu meracik dan mencampur baurkan bahan-bahan kimia berbentuk zat cair ataupun zat padat, secara mandiri menjadi merkuri yang siap diperjualbelikan.

"Di dalam gudang itu memang mulai dari sejak produksi hingga packing ada di dalam gudang semua," ujarnya.

Yusep menerangkan, merkuri merupakan zat pendukung pengolahan emas dalam sebuah industri pertambangan.

Bahan dasar merkuri ternyata dari Bebatuan yang bernama Batu Sinnabar.

Terbongkar Pabrik Bahan Tambang Merkuri Ilegal di Sidoarjo, Sudah Beroperasi Selama 13 Tahun

OPPO Resmi Pimpin Marketshare Smartphone di Indonesia untuk Pertama Kalinya

Mengundurkan Diri dari Persebaya untuk Fokus Penyembuhan, Nelson Alom Siap Kembali Setelah Pulih

Agar memperoleh zat merkuri yang siap dijual, serpihan Batu Sinnabar dicampurkan dengan biji besi dan cairan sianida.

"Batu Sinnabar ini diperoleh dari Maluku, Pulau Buru, atau sebelahnya Gunung Botak," jelasnya.

Proses kimia beberapa bahan tambang itu dilakukan dalam tabung penyulingan yang terbuat dari plat besi.

Satu Ton Batu Sinabar, setelah direaksikan dengan beberapa bahan kimia itu, dapat menjadi 500 kilogram serbuk merkuri.

"Didapat total kurang lebih barang bukti Merkuri sebanyak 414 kilogram barang sudah jadi," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved