Gemar Belajar Jadi Alasan Owner SeHATEA Agus Sopii Fokuskan Diri Pada Bisnis UMKM

Demi mendapatkan pekerjaan sesuai kegemarannya, owner SeHATEA rela melepaskan pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta bersakala nasional.

Gemar Belajar Jadi Alasan Owner SeHATEA Agus Sopii Fokuskan Diri Pada Bisnis UMKM
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Agus Sopii, owner SeHATEA. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memiliki pekerjaan yang sesuai dengan kegemaran adalah impian bagi banyak orang.

Demi mendapatkan pekerjaan sesuai kegemarannya, owner SeHATEA rela melepaskan pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta bersakala nasional.

"Saya orangnya memang suka belajar. Nah dipekerjaan sebelumnya, saya merasa tidak malah jadi tambah pintar. Akhirnya saya putuskan berhenti dan fokus pada usaha yang saya rintis sejak kuliah," ujar Agus Sopii, owner SeHATEA.

Hari Koperasi ke-72, Pemprov Jatim Luncurkan 4 Aplikasi Smartphone Buat Kembangkan Koperasi dan UMKM

Usaha tersebut, dimulainya dengan modal Rp 10 juta. Melalui banyam eksperimen dan tes pasar, SeHATEA disebut Agus memiliki omzet Rp 5 juta perulan.

SeHATEA merupakan produk umkm teh asal Surabaya yang diolah menggunakan daun teh pilihan, kapulaga dan kayu manis.

Selain itu, SeHATEA juga memliki produk sari kurma yang dibuat dari 100% buah kurma asli.

Keduanya diolah tanpa sentuhan tangan sama sekali. Dalam prosesnya, ia hanya mengandalkan suhu api dan lama waktu perebusan.

"Saya banyak melakukan eksperimen, banyak percobaan, banyak gagal, sampai akhirnya bisa mematenkan dua produk itu," jelasnya ditemui Selasa, (13/8/2019).

Pemkot Surabaya Penuhi Keinginan Warga Eks Lokalisasi Dolly untuk Bangun Kampung Wisata UMKM

Untuk dapat memadukan teh dengan rempah, juga membuat sari buah kurma. Agus mengaku belajar secara otodidak dengan berselancar di internet.

Alumni Universitas 17 Agustus jurusan Psikologi itu pun mengatakan, untuk mendapatkan bahan dengan kualitas dan harga yang tepat, Agus pun mengaku blusukan dari pasar ke pasar.

Ide untuk membuat teh dalam kemasan, disebut Agus terinspirasi dari maraknya Teh Poci dan Good Tea saat ia masih berkuliah dulu. Sekitar tahun 2010.

"Jadi sejak kuliah itu saya sudah mulai coba-coba. Awalnya saya juga pakai kemasan gelas, dipress gitu," ungkapnya.

Sekarang, lanjutnya, produk SeHATEA sudah dikemas dalam kemasan botol premium dengan desain minimalis.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved