Polisi Gali Informasi Penyebab Jatuhnya Crane di Jember, Periksa Kepala Proyek & Operator Crane

Polisi Gali Informasi Penyebab Jatuhnya Crane di Jember, Periksa Kepala Proyek & Operator Crane.

Polisi Gali Informasi Penyebab Jatuhnya Crane di Jember, Periksa Kepala Proyek & Operator Crane
SURYA/SRI WAHYUNIK
Crane di sebuah proyek pembangunan di Universitas Jember (Unej) jatuh dan menimpa rumah warga pada Senin (12/8/2019) 

Polisi Gali Informasi Penyebab Jatuhnya Crane di Jember, Periksa Kepala Proyek & Operator Crane

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polisi belum menyimpulkan penyebab jatuhnya crane di sebuah proyek di Universitas Jember, Senin (12/8/2019) kemarin.

Polres Jember melakukan olah TKP juga mengumpulkan bahan dan keterangan kepada sejumlah saksi pada Selasa (13/8/2019).

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yadwavina Jumbo Qontasson menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menyimpulkan penyebab jatuhnya crane utama tersebut.

Siang Ini Polisi Lakukan Olah TKP Jatuhnya Crane Proyek Universitas Jember yang Rusak 3 Rumah Warga

Crane Proyek di Universitas Jember Rusak 3 Rumah Warga, Kontraktor Dimintai Tanggung Jawab

Lagi Sibuk Renovasi Kamar Mandi, Pria dari Jember Malah Kejatuhan Crane, 3 Rumah & Warung Ikut Rusak

"Apa karena human error atau technical error belum bisa kami simpulkan. Untuk itu juga, kami harus meminta keterangan dari ahli," ujar Jumbo kepada TribunJatim.com, Selasa (13/8/2019).

Sementara saksi yang dimintai keterangan adalah kepala proyek dan operator crane.

Kepala proyek yang mengepalai proyek yang bersumber dana dari Islamic Development Bank (IsDB) itu. Proyek itu dikerjakan oleh konsorsium dua perusahan kontruksi BUMN. Sedangkan crane dioperasikan oleh pihak ketiga. Crane itu disewa oleh pihak proyek.

"Jadi crane-nya ini sewa dari pihak ketiga. Operatornya dari pihak ketiga ini. Kemarin itu mau bongkar crane utama memakai mobile crane. Saat diangkat itulah, sling yang mengangkat crane utama tiba-tiba turun dan menimpa rumah warga," imbuh Jumbo.

Meskipun ada insiden tersebut, polisi tidak menutup pengerjaan proyek itu. "Proyeknya jalan terus, kami hanya menyelidiki perihal jatuhnya crane tersebut," imbuh Jumbo.

Saat ditanya apakah ada indikasi kelalaian dalam pekerjaan, Jumbo enggan menjawabnya karena untuk memastikan itu pihaknya perlu mendalami hal tersebut.

Sementara itu dari pemantauan di lokasi kejadian, sejumlah pekerja proyek mulai memperbaiki rumah warga yang rusak tertimpa crane. Kerusakan cukup parah terjadi pada bagian belakang rumah Sukri (52) dan Efendi Saputra (29).

Pekerja mulai memperbaiki kerusakan itu, Selasa (13/8/2019). Tiga rumah yang akan diperbaiki yakni milik Sukri, Efendi, dan M Rokib. Ketiga rumah itu berada di Jl Kalimantan 1 Gang Citra Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Rumah itu berada di permukiman yang bersebelahan dengan proyek tersebut.

Sebelumnya, pihak kontraktor juga sudah membiayai perawatan Sukri yang terluka akibat tertimpa material bangunan yang jatuh ditimpa crane.

Seperti diberitakan, sebuah crane jatuh dan menimpa rumah warga, Senin (12/8/2019). Tiga rumah warga rusak dan seorang terluka.

Jatuhnya crane di proyek yang pernah dikunjungi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro itu kini masih ditangani kepolisian.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved