Isnaini Nur Amalina, Tak Ragu Belajar Sejarah untuk Melihat Masa Lalu Tanpa Batasan Ruang dan Waktu

Melalui sejarah, Isnaini Nur Amalina, alumnus Ilmu Sejarah Universitas Airlangga, dapat mengetahui kehidupan di masa lalu tanpa terbatas waktu

Isnaini Nur Amalina, Tak Ragu Belajar Sejarah untuk Melihat Masa Lalu Tanpa Batasan Ruang dan Waktu
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Potret Isnaini Nur Amalina, alumnus Ilmu Sejarah Unair yang belajar banyak lewat ilmu sejarah. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Melalui sejarah, Isnaini Nur Amalina, alumnus Ilmu Sejarah Universitas Airlangga, dapat mengetahui kehidupan di masa lalu tanpa terbatas waktu dan tempat.

"Sejarah menjadi sangat menarik karena dapat menjadi cerminan masa sekarang dan masa selanjutnya," ungkap Wisudawan Terbaik S1 FIB UNAIR 2019 dan Presenter of Asean Youth Conference Kuala Lumpur Malaysia 2018 ini.

Melalui mendalami sejarah, Lina, sapaan akrabnya,  dapat belajar banyak hal seperti kehidupan sebelum adanya manusia di bumi hingga dinamika yang dihadapi di era globalisasi ini.

"Belajar sejarah itu tidak pernah ada batasnya dan dapat melintasi waktu dan dekade," imbuh penerima beasiswa BRI 2018-2019 dan delegasi BIMTEK Pendataan Kekayaan Kuliner Tradisional di Wonogiri bekerjasama dengan LIPI dan BEKRAF 2018 ini.

Tiga Mahasiswa Unair Ciptakan Desain Aplikasi Alquran Ramah Disabilitas Netra, Simak Cara Pakainya!

Gelar Candradimuka, Maba Unair Diajak Berdiskusi Soal Poros Maritim Dunia hingga Buat Petisi

Lina pun berhasil menyelesiakan studinya dengan dengan mambahas topik pers Tionghoa di Surabaya, khususnya Pewarta Soerabaia dalam pemberitaannya tentang Dwikewarganegaraan entis Tionghoa Peranakan Tahun 1947-1966.

"Kehidupan Tionghoa tidak akan pernah habis dibahas. Salah satunya masalah kewarganegaraan," ungkapnya.

Penerimaan beasiswa PPA KEMENRISTEKDIKTI 2016-2017 sekaligus penerim Dana Hibah PKM 5 Bidang KEMENRISTEKDIKTI 2018 ini pun mengajak anak muda untuk tak ragu belajar sejarah dan berkuliah di jurusan Ilmu Sejarah

"Jangan ragu buat belajar di jurusan sejarah. Belajar sejarah akan membuat pemikiran kita akan jauh lebih terbuka dalam memandang peristiwa," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved