Jadi Kurir Sabu Selama 2 Tahun, Pria Surabaya Ini Hanya Pasrah Polisi Bekuk di Rumah Kos Saat Tidur

Jadi Kurir Sabu Selama 2 Tahun, Pria Surabaya Ini Hanya Pasrah Polisi Bekuk di Rumah Kos Saat Tidur.

Jadi Kurir Sabu Selama 2 Tahun, Pria Surabaya Ini Hanya Pasrah Polisi Bekuk di Rumah Kos Saat Tidur
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Machfirano (35) alias Rano saat dikeler Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim 

Istri Reno selama ini hanya mengetahui jikalau suaminya itu hanya sebagai 'pengguna' sabu-sabu.

Namun, ungkap Totok, istrinya belakangan baru sadar jikalau suaminya itu 'nyambi' juga sebagai penjual sabu.

"Istrinya gak tahu kalau punya bisnis haram, tapi istrinya tahu kalau dia makai," ujarnya.

Totok menuturkan, sebelum nekat berjualan sabu sebagai pekerjaan sambilan, selama ini Reno berprofesi sebagai sopir.

"Sehari hari kerjanya sopir freelance mobil pribadi, jadi kalau ada orang yang minta antar dia baru antar," tuturnya.

Setelah terjingkat dari ranjang yang digunakannya tidur (12/8/2019) kemarin sore, karena kos digerebek polisi yang menyamar.

Reno hanya bisa pasrah saat dibentak polisi untuk menunjukkan persediaan sabu-sabunya yang siap jual.

"Dia nyimpennya di lantai kosan digeletakkan seperti biasa. Karena ditemukan banyak plastik dan timbangan juga di rumahnya," pungkasnya diiringi gelak tawa yang sama seperti sebelumnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved