Mengenal Kartar Dinoyo di Balik Dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, Pulang Subuh Demi Garap Dekor

Inilah kartar Dinoyo. Sosok di balik uniknya dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan. Tak masalah bila harus rutin kumpul.

Mengenal Kartar Dinoyo di Balik Dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, Pulang Subuh Demi Garap Dekor
SURYA/SUGIHARTO
Mengenal Kartar Dinoyo di Balik Dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, Rela Pulang Subuh Demi Garap Dekor. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelaran Mlaku-mlaku Nang Tunjungan menjadi acara yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Namun, tak banyak yang tahu, bahwa dibalik uniknya dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, adalah anak-anak muda anggota Karang Taruna (Kartar) Dinoyo.

Ketua RT 02 RW 03 Dinoyo, Lailiana Indriawati mengatakan, kartarnya berhasil menjadi vendor dekorasi Mlaku-mlaku Nang Tunjungan.

Sebab, mereka bisa menekan anggaran menjadi sangat rendah.

Kartar Desa Pendem Kota Batu Manfaatkan Musim Semi Bunga Tabebuya untuk Galang Dana Korban di Palu

"Jadi kami bahannya mencari bagaimana caranya agar tidak banyak yang beli baru. Akhirnya, kami manfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai, lalu kami daur ulang." tutur Indri, Rabu (14/8/2019).

Dari seluruh kebutuhan dekorasi, yang biasanya memiliki bahan baru adalah gapura.

Karena banyak melalui redekorasi, sehingga harus kokoh.

Soal konsep dan keseluruhan proses, kata Indri, dilakukan kartar bersama-sama dengan rutin berkumpul di rumah Indri maupun warung di sebelahnya.

"Kami sengaja melibatkan anak-anak muda dalam hal ini, supaya kegiatan kartar tidak hanya saat 17 Agustusan. Kami juga ke depan ingin menggandeng kartar untuk konsep kampung wisata," jelasnya.

Promo 17 Agustus 2019, KAI Gratiskan Tiket Kereta Lokal dan Perintis, Cek Cara untuk Mendapatkannya!

Ashar Syawaluddin (22), anggota kreatif kartar Dinoyo, menyebut mereka tak masalah bila harus rutin berkumpul dan berkegiatan.

Padahal, kerap kali mereka harus pulang subuh dan kembali lagi saat pagi untuk menyelesaikan dekorais mereka.

"Tidak masalah pulang subuh. Ini tidak mengganggu sekolah maupun kuliah kami, karena kebanyakan acara itu malam. Lagi pula, kami senang, karena kapan lagi sih kami bisa membantu kampung? Mumpung masih ada anak-anak mudanya," ucapnya.

Ia menambahkan, kecocokan serta rasa kekeluargaan dalam kartar juga menambah semangat mereka dalam mengerjakan segala hal. (Surya/Delya Oktovie)

Diduga Korsleting Litrik, Rumah Bermaterial Kayu Milik Warga Kabupaten Tuban Hangus Terbakar

Penulis: Delya Octovie
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved