Petani Madiun Kesulitan Airi Sawah di Musim Kemarau, Terpaksa Tambah Biaya Beli BBM Untuk Sedot Air

Petani di Madiun Kesulitan Airi Sawah Saat Musim Kemarau, Terpaksa Tambah Biaya Beli Solar Untuk Sedot Air

Petani Madiun Kesulitan Airi Sawah di Musim Kemarau, Terpaksa Tambah Biaya Beli BBM Untuk Sedot Air
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Petani di Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tampak sedang membajak dan mengairi sawah menggunakan pompa diesel 

Petani Madiun Kesulitan Airi Sawah di Musim Kemarau, Terpaksa Tambah Biaya Beli BBM Untuk Sedot Air

TRIBUNMADIUN.COM, MANGUHARJO - Hujan yang tak kunjung turun, menyebabkan para petani di Kota Madiun mengalami kesulitan air untuk mengolah sawah.

Padahal, sebentar lagi memasuki masa tanam.

Akibatnya, para petani di Kota Madiun terpaksa harus mengeluarkan tambahan biaya untuk mengairi sawahnya dan mengolah lahannya.

Setelah Idul Adha 2019, Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Terpantau Naik, Mencapai Rp 86 Ribu Perkilo

Viral di Facebook, Bus Sugeng Rahayu Diadang Pembalap Liar di Madiun, Sempat Kejar & Teriaki Bus

BREAKING NEWS - Istri Penjual Pakaian, Korban Pembunuhan di Madiun Diamankan Polisi di Surabaya

Misalnya dialami para petani di Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Pada Rabu (14/8/2019) siang, tampak para petani terlihat sedang membajak sawahnya.

Mereka tampak menggunakan pompa air diesel untuk mengairi lahannya yang sedang dalam proses pembajakan.

Seorang petani di Kelurahan Ngegong, Lamidi, mengatakan meski sudah memasuki musim tanam pada musim kemarau, dirinya mengaku tidak khawatir dengan persoalan air untuk mengairi sawahnya.

Bedanya, bila pada saat musim penghujan, biaya yang diperlukan hanya untuk bibit dan biaya perawatan saja, namun pada saat musim kemarau, ada biaya tambahan untuk kebutuhan air.

Namun, ia mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mencukupi kebutuhan air di sawahnya. Biaya tersebut untuk menyedot air dari dalam sumur yang kedalamannya mencapai sekitar 12 meter.

Saat musim penghujan, para petani termasuk dirinya bisa mengandalkan air dari sungai yang ada di dekat areal sawah. Tetapi, pada saat musim kemarau seperti saat ini, sungai di dekat sawahnya kering dan tidak ada airnya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved