Cerita Haru Ibu Aqila-Azila saat Proses Operasi, Hanya Bisa Berdoa dan Panggili Nama Sang Buah Hati

Cerita haru ibu kandung Aqila-Azila saat operasi. Hanya bisa berdoa dan kerap panggil nama sang anak.

Cerita Haru Ibu Aqila-Azila saat Proses Operasi, Hanya Bisa Berdoa dan Panggili Nama Sang Buah Hati
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Keluarga pasien Aqila-Azila, bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara yang menjalani operasi pemisahan di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIVUNJATIM.COM, SURABAYA - Satu tahun lebih Jayasri dan Selviana Dewi mengurus kedua bayi kembarnya Aqila dan Azila dalam keadaan dempet perut dan dada (Thoracoabdomino Phagus).

Ibu asal Kendari Sulawesi Tenggara ini ingin melihat kedua anaknya merasakan kehidupan seperti bayi normal.

"Insya Allah saya percaya di balik kesusahan pasti ada kebahagiaan. Karena saya percaya Allah tidak mungkin menguji hambanya lebih dari kemampuannya," kata Selviana Dewi, ibu kandung Aqila dan Azila, Kamis (15/8/2019).

Pasca Operasi Bayi Kembar Siam Aqila-Azila di RSUD dr Soetomo, Sang Orang Tua Ingin Ajak Jalan-jalan

Kelahiran Aqila-Azila merupakan pertama bagi ibu berusia 19 tahun ini setelah menikah menginjak dua tahun pernikahan dengan Jayasrin.

Selama satu tahun 16 bulan ia dan suami mengurus Aqila dan Azila berdempet.

Sejak melahirkan, Selviana Dewi bercerita kedua anaknya hanya minum ASI selama dua minggu.

Operasi Kembar Siam Aqila-Azila Berhasil, Cita-cita Orangtua Terkabul Lihat Si Anak Tak Dempet Lagi

"Saya sesarnya bukan sesar biasa, agak luas. Jadi saya konsumsi obat cukup banyak. Mungkin karena itu air susu saya kering," kata dia.

Selama mengurus kedua bayinya, Selviana Dewi mengatakan Azila dan Aqila sebagai bayi yang cerita, aktif dan kerap mengoceh.

"Aktif suka gerak-gerak sering bertengkar, narik-narik, cerewet tapi tidak jelas begitu," kenang Selviana Dewi.

UPDATE Kembar Siam Aqila-Azila Pasca Operasi, Dokter Sebut Kedua Bayi Jalani Isolasi Selama Seminggu

Selama proses operasi (15/8/2019), Selviana Dewi hanya bisa berdoa dan memanggil nama kedua anaknya di depan layar operasi.

Bondeng, panggilan kesayangan untuk Azila yang dianggapnya berpinggul besar dan Undo untuk Azila.

"Prediksi dokter tiga bulan. Di ICU satu bulan. Gak apa-apa saya meski harus di sini gak apa-apa. Yang saya pentingkan bukan cepat-cepat pulang tapi keselamatan si kembar. Mohon doanya untuk seluruh masyarakat Kendari, Surabaya dan seluruh Indonesia, doakan anak saya selamat dan sehat selalu," pintanya.

Detik-Detik Operasi Bayi Kembar Siam Asal Kendari Aqila-Azila di Surabaya, Begini Teknisnya

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved