Hari Kemerdekaan RI

Ini Cara Polres Lamongan Syukuri Nikmat Kemerdekaan RI ke-74

Polres Lamongan Jawa Timur dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Para abdi negara ini menggelar doa bersama dan istighotsah dengan tokoh agama dan tokoh m

Ini Cara Polres Lamongan Syukuri Nikmat  Kemerdekaan RI ke-74
surya/Hanif Manshuri
-Doa dan dzikir bersama Polres Lamongan Jawa Timur dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka syukur nikmat kemerdekaan RI di Masjid AlBusra, Kamis (15/8/201) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ada beragam cara dilakukan masyarakat untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan, termasuk HUT RI ke 74 ini.

Salah satunya, dilakukan Polres Lamongan Jawa Timur dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Para abdi negara ini menggelar doa bersama dan istighotsah dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Lamongan di Masjid Al-Busra, komplek Mapolres jalan Kombespol M Duryat, Kamis (15/8/2019) malam.

Sebelum acara doa bersama digelar, diawali dengan salat berjamaah di Masjid Al Busra.

Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung pada kesempatan malam ini mengungkapkan, doa bersama Polres Lamongan dan ASN digelar dalam rangkaian memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74. "Ini juga merupakan instruksi pimpinan yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polri di Indonesia," katanya.

2 Pria Asal Jabar Peras Pengusaha Gresik Catut Nama Pejabat Polda Jatim, Pelaku Minta Maaf

Laga Klasik Arema FC Vs Persebaya Berakhir, Bajul Ijol Tinggalkan Markas Singo Edan Pakai Barracuda

Cerita Haru Ibu Aqila-Azila saat Proses Operasi, Hanya Bisa Berdoa dan Panggili Nama Sang Buah Hati

Sebagai warga negara Indonesia, sudah seharusnya bersyukur karena masih diberi nikmat aman dan beraktivitas dengan nyaman.

Menurut AKBP Feby DP Hutagalung, saat ini terdapat kelompok yang menyebarkan paham yang dapat mengancam intoleransi, persatuan dan menyebarkan paham yang mengganggu sistem demokrasi dan bahkan di dalam pelaksanaan ibadah.

"Paham radikal tersebut, terus beredar dan sikap intoleransi terus diangkat dan menyebar secara masif," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Kapolres meminta semua pihak untuk membentengi diri, jangan sampai terjebak dengan paham radikal.
Satukan barisan dan lakukan aksi nyata untuk mempersempit gerakan mereka yang akan merongrong NKRI.

"NKRI adalah suatu wujud warisan dari perjuangan para pahlawan yang didalamnya juga terdapat peran para ulama yang merumuskan ideologi Pancasila," ungkapnya.

Doa bersama Polri dan ASN Polres Lamongan dipandu oleh ustadz Khoirul Anam yang dilanjutkan dengan Istighotsah dan doa yang dipandu KH. Ahmad Maksum, M.PdI atau yang akrab disapa Gus Maksum.

Para Kabag, para Kasat, para Kasubag, Kanit Perwira, Kapolsek di Polres Lamongan nampak menyatu diacara malam ini.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved