Pernyataan Tegas Menhan Tolak Usulan NKRI Syariah di Indonesia : NKRI Harga Mati, Tak Ada Syariat

Pernyataan Tegas Menhan Tolak Usulan NKRI Syariah di Indonesia : NKRI Harga Mati, Tak Ada Syariat.

Pernyataan Tegas Menhan Tolak Usulan NKRI Syariah di Indonesia : NKRI Harga Mati, Tak Ada Syariat
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Menhan RI Ryamizard Ryacudu saat berada di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya, Rabu (14/8/2019). 

Pernyataan Tegas Menhan Tolak Usulan NKRI Syariah di Indonesia : NKRI Harga Mati, Tak Ada Syariat

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu menegaskan menolak usulan Persaudaraan Alumni 212 terkait istilah NKRI Syariah di Indonesia.

Sebab menurutnya NKRI harga mati tanpa embel-embel atau penambahan lain.

Pernyataan itu dilontarkannya saat pihaknya disinggung terkait keputusan ijtima' ulama IV Persaudaraan Alumni 212.

Menhan Ryamizard Ryacudu Ternyata Beri Perlindungan untuk Kivlan Zen, Sudah Bisik-bisik ke Polisi

Menhan Ryamizard Ryacudu Meradang Dikritik Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Bongkar 3 Ancaman

Menhan Resmi Luncurkan Kapal Selam Buatan PT PAL yang Pakai Alih Teknologi Korsel, Diberi Nama Ini!

"NKRI Harga Mati, tidak ada (tambahan) syariat. Kalau syariat itu sudah ada di dalam pancasila. Kalau kita sudah menjalankan sila pertama sama halnya menjalankan syariat islam," kata Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya NKRI hanya satu tanpa penambahan.

"Jangan disambung-sambung, NKRI cuma satu jangan ditambah-tambah, tidak ada NKRI plus ya, titik," tambah dia.

Menurutnya syariah tidak bisa dipaksakan di Indonesia sebab kondisi keberagaman masyarakat.

"Lakum dii nukum wa liya diin. Sudah kita laksanakan, banyak agama tetapi satu, biarlah agama agamamu, agamaku agamaku," lanjut Ryamizard.

Selain itu, Ryamizard juga memberikan pesan penguatan sikap bela negara kepada mahasiswa baru UPN Veteran Jatim.

"Harus diisi hal-hal yang baik, bicara kebangsaan ya ujung-ujungnya pancasila karena pancasila itu perekat bangsa dan pemersatu bangsa. Harus dijaga itu," tutup dia.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved