Tawari Prostitusi di Twitter, Wanita Ini Jual 3 Perempuan Layani Kencan Bertiga Rp 1,8 Juta di Hotel

Tawari Prostitusi di Twitter, Wanita Ini Jual 3 Perempuan Layani Kencan Bertiga Rp 1,8 Juta di Hotel di Surabaya.

Tawari Prostitusi di Twitter, Wanita Ini Jual 3 Perempuan Layani Kencan Bertiga Rp 1,8 Juta di Hotel
SURYA/WILLY ABRAHAM
Tersangka WR (32) penyedia prostitusi online dengan layanan kencan bertiga di Mapolrestabes, Kamis (15/8/2019) 

Tawari Prostitusi di Twitter, Wanita Ini Jual 3 Perempuan Layani Kencan Bertiga Rp 1,8 Juta di Hotel

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi kembali meringkus prostitusi online dengan layanan kencan bertiga di Surabaya.

Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polrestabes Surabaya menangkap pelaku asal Jember.

Pelaku berinisial WR (32) itu diringkus saat menawarkan jasa prostitusi online melalui twitter kepada pria hidung belang. Warga Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember itu memberikan layanan kencan bertiga.

Pengakuan Pria Kediri Jual Istrinya yang Hamil Demi Kencan Bertiga, Jual di Grup FB & WA Dengan Foto

Jauh-jauh dari Kediri, Pria Ini Bawa Istri yang Hamil Layani Kencan Bertiga Demi Uang Rp 2 Juta

Prediksi Cuaca di Jawa Timur, BMKG Juanda Sebut Ada Fenomena Angin Kencang hingga Gelombang Tinggi

Praktek prostitusi online itu terbongkar saat Korps Bhayangkara melakukan cyber patrol pada Senin, (5/8/2019). Polisi langsung menyergap mereka di sebuah hotel di Surabaya.

"Kita jerat dengan UU TPPO dan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP," ujar Kanit PPA Polrestabes AKP Ruth Yeni, kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamie (15/8/2019).

Ruth menjelaskan, korbannya berasal dari Jawa Tengah. Pelaku menawarkan tiga wanita yang berasal dari Jawa Tengah itu ditawarkan kepada pria hidung belang.

Mereka saling kenal pertama kali saat berada disebuah hotel di kawasan Madiun saat mengelar 'Expo'. Nah, Expo sendiri adalah sebuah istilah layanan seks di sebuah hotel.

"Mereka pekerjaannya freelance seksual komersil, baru beberapa bulan bergabung dengan tersangka ini dalam sebuah event atau 'Expo' melayani di sebuah hotel di Madiun, Bojonegoro dan lanjut ke Surabaya dan mendapatkan pelanggan langsung kita amankan," tambahnya.

Ruth Yeni mengatakan, tarif mereka sebelum ditangkap di Surabaya berkisar Rp 600 ribu per-orang. Jam 'kerja' nya selama tujuh jam.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved