Bank Jatim Syariah Ditargetkan Berdiri 2023, Gubernur Jatim Khofifah Dorong Manajemen Buat Terobosan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen pendirian Bank Jatim Syariah dapat tuntas di 2023.

Bank Jatim Syariah Ditargetkan Berdiri 2023, Gubernur Jatim Khofifah Dorong Manajemen Buat Terobosan
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen pendirian Bank Jatim Syariah dapat tuntas di 2023. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen pendirian Bank Jatim Syariah dapat tuntas di 2023.

Pendirian Bank Jatim Syariah tertunda dari jadwal sebelumnya yang direncanakan tahun ini.

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan bahwa penundaan pendirian Bank Jatim Syariah dilakukan untuk memperkuat aset, sesuai dengan perintah undang-undang.

Memberikan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Jatim, Khofifah menjelaskan bahwa aset Unit Usaha Syariah (UUS) milik bank Jatim belum memenuhi syarat pendirian Bank Umum Syariah (BUS).

Gubernur Khofifah Undang Tukang Becak, Difabel dan Anak Yatim Ikut Upacara Penurunan Bendera Besok

Hal ini mengacu pada UU No 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Di UU tersebut, spin off (pemisahan) UUS menjadi bank umum wajib dilakukan apabila total aset UUS telah mencapai 50 persen dari total nilai aset.

Syarat lain, BUS dapat dilakukan 15 tahun sejak UU tersebut disahkan atau pada 2023 mendatang.

Sementara itu, aset UUS masih mencapai Rp2,7 triliun dari aset total Bank Jatim yang mencapai Rp68,7 triliun.

"Sebenarnya, masih jauh dari keharusan melaksanakan spin off," kata Khofifah pada penjelasannya di Rapat Paripurna di DPRD Jatim, Jumat (16/8/2019).

Untuk mengejar aset ideal tersebut, Khofifah menyebut perlunya terobosan.

Halaman
1234
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved