Surabaya Great Expo 2019 Resmi Dibuka, Wali Kota Tri Rismaharini Minta Pelaku UMKM Terus Berinovasi

Dalam pembukaannya, Tri Rismaharini mengatakan, ia ingin warga Surabaya fokus dagang dalam negeri, karena potensinya sangat besar.

Surabaya Great Expo 2019 Resmi Dibuka, Wali Kota Tri Rismaharini Minta Pelaku UMKM Terus Berinovasi
SURYA/SUGIHARTO
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengunjungi stan yang ada di Surabaya Great Expo 2019 di Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Surabaya Great Expo 2019 kembali digelar di Exhibition Hall Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur.

Pameran yang diikuti 184 peserta dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), juga peserta dari NTT (Nusa Tenggara Timur), NTB (Nusa Tenggara Barat), Mataram, hingga Sumbawa tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (15/8/2019).

Dalam pembukaannya, Tri Rismaharini mengatakan, ia ingin warga Surabaya fokus dagang dalam negeri, karena potensinya sangat besar.

"Kemarin saya bertemu duta besar yang penduduknya 10 juta. Kita satu Jatim itu lebih dari 38 juta. Artinya apa? ini potensi besar yang bisa kita gali bersama," jelas Tri Rismaharini.

Pasang Spanduk Protes, Massa Bonek Geruduk Kantor Persebaya Surabaya

Kurangi Plastik, Wali Kota Tri Rismaharini Bagi-bagi Daun Pisang untuk Pembungkus Daging Kurban

Bila memasarkan produk ke luar negeri, Tri Rismaharini menyebut, usaha yang dibutuhkan lebih besar, karena kualitas maupun syarat produk benar-benar diperhatikan.

Bisa juga syarat tersebut dibuat-buat supaya harga produk jatuh.

"Bukannya saya anti-ekspor, tapi ini ada pasar yang kalau sungguh-sungguh kita garap, kita unggul di negara sendiri," imbuhnya.

Tri Rismaharini memaparkan, kala awal menjabat sebagai wali kota Surabaya, daya beli masyarakat yang rendah di Surabaya sebanyak 34 persen, menengah 52 persen, dan tinggi 13 persen.

Tri Rismaharini dan 6000 Orang Bersihkan Kenjeran, 23,5 Ton Sampah Terkumpul

Jadi Ketua DPP PDIP Bukti Risma Punya Kedekatan dengan Megawati, Bakal Naik Kelas Politisi Nasional

Tetapi, data terakhir pada tahun 2018, daya beli masyarakat rendah hanya 5,9 persen, menengah 46 persen, serta tinggi 47 persen.

"Tapi jangan sampai pelaku UMKM (santai), oh tahun kemarin laku kok (kualitas produk) seperti ini. Kita harus mengikuti grade-nya. Kalau tidak, kita tidak akan bisa survive (bertahan). Jangan berhenti (inovasi) kalau sudah laku keras," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Delya Octovie
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved