Cerita OOTD Arumi bachsin Jahit Payet Kebaya Sendiri untuk HUT RI, Tercantik se Lapangan Upacara

Sosok Arumi Bachsin, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mencuri perhatian

Cerita OOTD Arumi bachsin Jahit Payet Kebaya Sendiri untuk HUT RI, Tercantik se Lapangan Upacara
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Outfit Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekan RI yang ke 74 di halaman Gedung Negara Grahadi, Sabtu (17/8/2019) siang 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sosok Arumi Bachsin, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mencuri perhatian dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekan RI yang ke 74 di halaman Gedung Negara Grahadi, Sabtu (17/8/2019) siang.

Pasalnya, outfit mantan artis sinetron yang kini menjadi ibu pejabat ini membuatnya makin tampil cantik se lapangan upacara. Arumi memadupadankan busana kebaya putih berpayet, dengan rok batik bernuansa cokelat putih dan merah, dan lengkap dengan kerudung berwana merah darah.

Saat ditanya soal outfit of the day (OOTD) nya tersebut, ternyata ibu muda dua anak ini mengaku sengaja mempersiapkannya dengan detail. Bahkan ia memasang payet sendiri khusus untuk bajunya yang ia pakai mendampingi suami tercinta Wagub Emil Dardak.

"Ini payetnya aku jahit sendiri lho tadi malam," kata Arumi sembari menunjukkan payet kecil-kecil berwarna putih abu-abu di ujung lengan kebayanya pada Surya.

Saat menyiapkan baju untuk upacara siang ini, ia mengaku kurang puas lantaran baju kebaya putihnya hanya polos tanpa hiasan. Sehingga ia berinisiatif untuk menambahkan payet-payet mungil yang kebetulan ia miliki di rumah kediamannya untuk dipasang di bagian-bagian tertentu kebayanya.

Puluhan Mantan Napiter dan Anggota Keluarganya di YLP Lamongan Gelar Upacara HUT RI

Polisi Jebol Pintu Gerbang dan Lepaskan Gas Air Mata di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Nekat Melaju Melawan Arus, Pelajar Tabrak Pemotor di Jalan Raya Buduran Sidoarjo

Seperti di bagian ujung lengan, bagian ujung atas kebaya, hingga bagin bawah kebaya bermodel kutu baru tersebut.

"Iseng aja, kebetulan ada mama ku main kan di rumah. Jadi sambil ngobrol sambil masangin payetnya. Sampai jam 01.00 malam nunggu suamikh pulang kan," kata Arumi kepada Tribunjatim.com.

Maklum, dini hari tadi, sang suami, Wagub Emil Dardak harus bertugas menghadiri renungan suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Sepuluh Nopember yang ada dj Jalan Mayjeng Sungkono Surabaya.

Tapi, setelah rampung memasang seluruh payet ke baju kebayanya, Arumi justru dibuat kecewa. Ternyata payet yang ia pasang tak begitu kentara jika dilihat dari kejauhan. Ini karena warna yang dipilih terlalu mirip dengan warna kebayanya sendiri.

"Jadinya nyesek kan. Udah mata jereng masang payetnya. Eh nggak kelihatan juga ujung-ujungnya," katanya tertawa kepada Tribunjatim.com.

Lebih dari itu, wanita berusia 25 tahun ini turut menyampaikan makna kemerdekaan menurutnya. Arumi mengatakan kemerdekaan yang bisa dinikmati saat ini adalah berkah luar biasa yang menjadi warisan para pahlawan terdahulu.

Karena itu ia mengajak para generasi muda, millenial Jawa Timur dan juga Indonesia tentunya untuk meresapi kemerdekaan ini dengan mengisinya dengan sebaik-baiknya. Ia ingin agar anak muda ikut berkontribusi untuk bangsanya.

"Pejuang kita dulu tugasnya merebut kemerdekaan. Millenial tugasnya mengisi kemerdekaan. Stop mikiran Indonesia sekarang kurang maju, kurang makmur, dan kurang kurang yang lain. Tapi ayo coba kita pikirkan kontribusi apa yang bisa kita berikn untuk bangsa dan negara kita," pungkas Arumi. (Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved