Ratusan Narapidana di Mojokerto Mendapatkan Remisi, 11 Narapidana Langsung Bebas

Sebanyak 231 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B kota Mojokerto, mendapatkan potongan masa tahanan (Remisi).

Ratusan Narapidana di Mojokerto Mendapatkan Remisi, 11 Narapidana Langsung Bebas
Febrianto/Tribunjatim
PLT Lapas kelas II B Kota Mojokerto, Tendi Kustendi, memberikan surat keterangan kepada 11 narapidana di lapas kelas II B kota Mojokerto, Sabtu (17/8/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 231 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B kota Mojokerto, mendapatkan potongan masa tahanan (Remisi).

Remisi tersebut diberikan dalam upacara Hari Ulang Tahun ( HUT RI) ke 74, Sabtu pagi (17/8/2019).

Dari 231 narapidana, 11 diantaranya mendapatkan remisi umum II dan langsung bebas. Surat keterangan remisi diberikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lapas kelas II B kota Mojokerto, Tendi Kustendi, saat berlangsungnya upacara di halaman depan Lapas.

Usai mendapatkan surat keterangan remisi, 11 narapidana dengan berpakaian hem putih lengan panjang, celana kain hitam dan memakai peci warna hitam, sujud syukur karena bisa menghirup udara bebas.

Kepada wartawan Surya, Tendi Kustendi, mengatakan, 11 narapidana tersebut terdiri dari 5 kasus narkoba, 5 kasus pencurian dan 1 kasus perjudian.

"Rata rata narapidana yang mendapatkan remisi adalah terpidana umum. Mereka dapat remisi 1 sampai 3 bulan, ada juga yang mendapatkan 4 sampai 5 bulan," kata Tendi kepada Tribunjatim.com, Sabtu (17/8/2019).

Masih kata Tendi, berdasarkan undang undang tentang kemasyarakatan, narapidana yang mendapatkan remisi adalah narapidana yang telah menjalani pidana selama enam bulan, dan berkelakuan baik dengan tidak melanggar tata tertib di lingkungan lapas.

Dekor Akad Nikah Pakai Bunga Edelweis, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Bisa Terancam Penjara 5 Tahun

Puluhan Mantan Napiter dan Anggota Keluarganya di YLP Lamongan Gelar Upacara HUT RI

Polisi Jebol Pintu Gerbang dan Lepaskan Gas Air Mata di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Salah satu narapidana yang mendapatkan remisi II, Supriadi (47), mengaku senang usai mendapatkan surat keterangan remisi dan langsung dinyatakan bebas.

"Awalnya saya mendapatkan hukuman 4 tahun 3 bulan, saya naik banding kasasi saya menang. Jadi hukuman saya berubah jadi 2 tahun 2 bulan," kata pria yang terjerat kasus pengguna narkoba 8 bulan yang lalu tersebut, Sabtu (17/8/2019).

Warga yang berasal dari desa Pekuwon, kecamatan Bangsal tersebut, menambahkan, mendapatkan remisi secara bertahap.

"Saya dapat remisi 4 bulan sama remisi bulanan. Totalnya 6 bulan," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Pria yang pernah bekerja sebagai sekuriti di perumahan Mojokerto tersebut mengaku, tidak akan mengulangi perbuatannya lagi serta berjanji menjadi orang yang lebih baik lagi.

"Kasihan nanti orang tua, anak sama istri saya," ucapnya kepada Tribunjatim.com.

Masih kata Supriadi, dirinya terjerat kasus pengguna narkoba, usai cekcok dan ditinggal oleh istri dan anaknya tanpa pamit.

"Saat saya ditangkap barang bukti lengkap, ada sabu, alat hisap, korek api, dan Handphone," ungkapnya. (Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved