Upaya Kota Malang untuk Menjadi Role Model Ekonomi Kreatif Berbasis Digital di Indonesia

Mimpi Kota Malang untuk menjadi kota dengan role mode Ekonomi Kreatif (Ekraf) kini sedang digodok secara serius oleh Pemerintah Kota Malang.

Upaya Kota Malang untuk Menjadi Role Model Ekonomi Kreatif Berbasis Digital di Indonesia
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberi sambutan di acara Sosialisasi Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Sejarah, Rabu (24/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mimpi Kota Malang untuk menjadi kota dengan role mode Ekonomi Kreatif (Ekraf) kini sedang digodok secara serius oleh Pemerintah Kota Malang.

Sama halnya dengan menggagas Kota Malang sebagai Kota Pendidikan, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko sepakat membangun Ekraf yang berbasis pada digital.

Mereka ingin menjadikan Kota Malang sebagai role mode ekonomi kreatif di Indonesia.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi Sutiaji-Edi yang ingin menjadikan Kota Malang sebagai kota produktif dan berdaya saing berbasis ekonomi kreatif, keberlanjutan, dan keterpaduan.

"Dalam Ekraf ini, kami sudah memilihnya di bidang aplikasi. Jadi jika berbicara aplikasi dan games, tak perlu ke mana-mana, karena semuanya harus ada di Kota Malang," ucap Sofyan Edi Jarwoko, Jumat (16/8/2019).

Alasan DPMD Kabupaten Malang akan Majukan Pelantikan Kades Terpilih Pilkades Serentak 2019

Seusai Kalahkan Persebaya Surabaya 4-0, Arema FC Bakal Coret Satu Pemain

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu meyakini, Kota Malang merupakan gudangnya anak muda kreatif.

Hal ini didukung juga dengan ratusan ribu mahasiswa yang menimba ilmu di Kota Malang.

Belum lagi dengan semakin berkembangnya komunitas startup yang menjadi wadah bagi para kawula muda.

"Ini menjadi potensi yang harus dikembangkan. Dengan kecepatan teknologi yang ada saat ini, bukan tidak mungkin apa yang kita mimpikan selama ini akan segera terwujud," ujar Bung Edi.

Dari data yang dihimpun SURYAMALANG.COM (TribunJatim.com Network), subsektor aplikasi dan games telah menyerap 2.200 tenaga kerja dari tahun 2017-2019.

Halaman
123
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved