Berkas Dua Tersangka Kasus Korupsi Jasmas 2016 Belum Lengkap, Kejari Masih Periksa Saksi Ahli

Berkas tersangka Sugito dan Darmawan alias Aden kasus dugaan korupsi Jasmas 2016 masih belum dinyatakan lengkap atau P21.

Berkas Dua Tersangka Kasus Korupsi Jasmas 2016 Belum Lengkap, Kejari Masih Periksa Saksi Ahli
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriyadi bersama Kasipidsus Dimaz Atmadi (kiri) dan Kasi Intel Lingga Nuari (kanan). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkas tersangka Sugito dan Darmawan alias Aden masih belum dinyatakan lengkap atau P21.

Hal ini dikarenakan Kejaksaan masih memeriksa saksi termasuk ahli. 

Pemeriksaan tersebut guna mengetahui berapa nilai kerugian negara atas kasus korupsi Jasmas 2016. 

Kasus Korupsi Jasmas 2016, Kejari Tanjung Perak Bakal Pertimbangkan Ada Upaya Cekal 3 Anggota DPRD

"Rencana untuk Sugito dan Aden masih pemeriksaan saksi termasuk ahli dari BPK otomatis supaya tidak bolak balik pemberkasan. Kami usahakan secepatnya," kata Kepala Kejari Tanjung Perak, Surabaya, Rachmat Supriyadi, Minggu, (18/8/2019). 

Saat ini Kejari Tanjung Perak telah menahan anggota DPRD dari Partai Golkar Binti Rochmah pada Jumat (16/8/2019) kemarin.

Nantinya pihaknya juga memanggil tiga anggota DPRD lainnya yang diduga turut andil dalam kasus tersebut. 

Buntut Kasus Korupsi Jasmas 2016, Kini Binti Rochmah Resmi Ditahan Kejari Tanjung Perak Surabaya

Binti langsung ditahan di Rutan Kejati Jatim selama 20 hari kedepan atas kasus dugaan korupsi Jasmas tahun 2016.

Adapun peran dari Binti ini, Rachmat menjelaskan yaitu sama dengan tersangka sebelumnya yaitu Sugito dan Darmawan

Di mana Binti juga menerima proposal dari Agus Tjong.

Pada saat ditetapkan tersangka kuasa hukum Binti tidak bersedia.

Maka pihak penyidik menyediakan kuasa hukum bantuan.

Anggota Dewan Surabaya Diperiksa Jaksa Lebih 6 Jam Terkait Jasmas, Diperiksa Ditemani Kuasa Hukum

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved