Musim Hujan Diprediksi Mulai Terjadi Oktober 2019 di Sebagian Pulau Jawa, El Nino Bakal Berakhir

Musim Hujan Diprediksi Mulai Terjadi Oktober 2019 di Sebagian Pulau Jawa, Fenomena El Nino Bakal Berakhir Agustus Ini.

Musim Hujan Diprediksi Mulai Terjadi Oktober 2019 di Sebagian Pulau Jawa, El Nino Bakal Berakhir
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
ilustrasi hujan 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini menjelaskan, awal musim hujan 2019/2020 diprediksi akan mulai masuk pada bulan Oktober, November, dan Desember.

"Musim hujan pada bulan Oktober terjadi di wilayah Pulau Sumatera bagian utara, sebagian wilayah Pulau Jawa, Pulau Kalimantan bagian utara, Pulau Sulawesi bagian utara, dan Provinsi Papua bagian utara.

Ratusan Narapidana di Mojokerto Mendapatkan Remisi, 11 Narapidana Langsung Bebas

HUT RI ke-74, Masyarakat di Kota Mojokerto Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Sungai Brangkal

Upacara di Puncak Gunung Penanggungan Mojokerto, Pendaki Siapkan Bendera Merah Putih 200 Meter

Kemudian, pada bulan November meliputi Sumatera Selatan, Lampung bagian utara, sebagian besar wilayah Pulau Jawa, sebagian besar wilayah Pulau Bali, sebagian besar Pulau Sulawesi, Maluku, dan Provinsi Papua Barat. Sedangkan wilayah-wilayah yang akan mengalami awal musim hujan di bulan Desember 2019, meliputi sebagian besar Jawa, Bali, NTB, dan NTT," jelas Muhammad Zaini ketika ditemui di kantornya, Minggu siang (18/8/2019).

Muhammad Zaini juga menjelaskan, Perubahan musim kemarau menjadi musim hujan, diawali oleh perubahan sirkulasi umum angin monsun yaitu peralihan angin Monsun Australia (timuran) menjadi angin Monsun Asia (baratan).

"Musim hujan ini erat kaitannya dengan mulai dominannya angin Monsun Asia yang mengalirkan masa udara basah dari Benua Asia. BMKG memprediksi peralihan angin menjadi dominan Monsun Asia, akan terlambat," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Muhammad Zaini, pada Agustus 2019 ini, suhu muka laut di wilayah Samudera Pasifik bagian tengah berada pada kisaran  -0.5 – 0.5 °C, menandai kondisi Netral dan mengakhiri episode El Nino lemah yang telah berlangsung selama 10 bulan sejak Oktober 2018.

"El  Nino sendiri adalah fenomena memanasnya suhu muka laut  di Samudra Pasifik bagian tengah  hingga timur," katanya.

Masih kata Muhammad Zaini, Puncak Musim Hujan 2019/2020 diprediksi akan terjadi pada bulan Januari - Februari 2020.

"Untuk wilayah Aceh bagian timur, Sumatera Utara bagian utara, Pulau Sumbawa bagian utara, Sulawesi Tengah bagian utara, dan Pulau Buru, perlu diwaspadai karena musim hujan  akan lebih basah dari normalnya," pungkasnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved