Drama Kolosal Panji Semirang di Kota Kediri Meriahkan Gelaran Genibudjari

Tari kolosal kisah Panji Semirang menjadi pagelaran memeriahkan Gelar seni budaya pelajar Kota Kediri (Genibudjari) ke-3 yang digelar Pemkot Kediri

Drama  Kolosal Panji Semirang di Kota Kediri Meriahkan Gelaran Genibudjari
(Surya/Didik Mashudi)
Drama dan tari kolosal kisah Panji Semirang memeriahkan Gelar seni budaya pelajar Kota Kediri (Genibudjari) yang digelar di GOR Jayabaya, Minggu (18/8/2019) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Gerak drama dan tari kolosal kisah Panji Semirang menjadi pagelaran memeriahkan Gelar seni budaya pelajar Kota Kediri (Genibudjari) ke-3 yang digelar Pemkot Kediri di GOR Jayabaya, Minggu (18/8/2019) malam.

Drama tari kolosal ini dimeriahkan sekitar 250 penari SD hingga SMA Kota Kediri. Pagelaran ini disaksikan pengunjung yang memenuhi areal GOR Jayabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto menyebutkan gelaran seni budaya pelajar Kota Kediri setiap tahun dilakukan peningkatan dan perbaikan. Karena kegiatan Genibudjari di Indonesia khususnya di Jawa Timur baru ada di Kota Kediri.

"Ini bisa terjadi karena dari pemerintah Kota Kediri memfasilitasi kegiatan seni budaya seperti ini. Kepada kepala sekolah dan guru yang tergabung dalam kegiatan ini saya sampaikan terimakasih," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Diakui Siswanto, sebenarnya sulit untuk memadukan antara satu sama lain dan alhamdulillah berkat kerja sama yang bagus antar guru, acara pagelaran ini bisa diwujudkan dengan lancar dan sukses.

Laga Arema FC Vs Barito Putera Diprediksi Sepi Penonton, Tiket 30 Ribu Lembar Baru Terjual 65 Lembar

Berhenti Jadi Asisten Raffi Ahmad, Merry Sebut Tak Undang Mantan Bosnya saat Nikah, Ini Alasannya

Terjadi Kerusuhan di Manokwari, Massa Bakar Gedung DPRD Papua Barat, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, Genibudjari diselenggarakan untuk mewadahi bakat dan kreatifitas para pelajar di Kota Kediri sekaligus melestarikan budaya.

"Acara ini untuk mewadahi pelajar di Kota Kediri yang seninya berbasis tradisi. Karena kami melihat bahwa kesenian berbasis tradisi itu yang nguri-nguri jarang dan tidak ada medianya. Sehingga Dinas Pendidikan mengadakan Genibudjari supaya kita bisa melestarikan budaya khususnya kepada pelajar-pelajar," ungkapnya.

Diharapkan Genibudjari digelar rutin setiap tahunnya dan bisa diketahui masyarakat luas dan pelajar Kota Kediri bangga dengan tradisi dan budaya bangsa sendiri.

"Saya berharap acara ini bisa dipertontonkan kepada seluruh masyarakat. Ke depan, acaranya akan lebih keren lagi karena mereka mengadakan evaluasi setiap tahun dan semakin banyak penontonnya," harapnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved