Jelang Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban Dapat Pesangon Rp 510 Juta, Ketua Dewan Dapat 12,6 Juta

Jelang Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban Dapat Pesangon Rp 510 Juta, Ketua Dewan Dapat 12,6 Juta.

Jelang Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban Dapat Pesangon Rp 510 Juta, Ketua Dewan Dapat 12,6 Juta
SURYA/M SUDARSONO
Paripurna istimewa pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT ke 74 RI, disaksikan di layar gedung DPRD Tuban, Jumat (16/8/2019) 

Jelang Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban Dapat Pesangon Rp 510 Juta, Ketua Dewan Dapat 12,6 Juta

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Masa jabatan anggota DPRD Tuban akan berakhir pada 24 Agustus 2019.

Namun, setelah berakhirnya masa jabatan, anggota dewan mendapat kue empuk yang menjadi haknya selama menjabat sebagai wakil rakyat.

Tak tanggung-tanggung, setengah miliar lebih uang dari APBD diberikan sebagai pesangon bagi wakil rakyat yang akan mengakhiri tugasnya di periode 2014-2019 tersebut.

Berkapasitas 300 Ribu BPH, Pengerjaan Kilang Minyak Pertamina-Rosneft di Tuban Bisa Sampai 6 Tahun

Nasdem, PAN dan PPP Bentuk Fraksi di Tuban, Kritik Kinerja Bupati Jelang Masa Jabatan DPRD Berakhir

Pemprov Jatim Menang Kasasi Penlok Kilang GRR di Tuban, Pertamina : Ini Harus Didukung Masyarakat

Ketua DPRD Tuban Miyadi mengatakan, besaran uang representasi atau pesangon yang diberikan sudah sesuai aturan.

Antara anggota biasa dengan pimpinan DPRD tidak sama, ada perbedaan. 

Untuk ketua dewan nilainya sebesar Rp 2,1 juta kali enam bulan, jadi total mendapat Rp 12,6 juta. 

Sementara untuk anggota dewan biasa sebesar Rp 1,7 juta kali enam bulan. Jadi per anggota dewan akan menerima uang pesangon sebesar Rp 10,2 juta.

"Misal saja Rp 10,2 juta dikalikan jumlah anggota dewan 50 kursi, maka jumlah total yaitu Rp 510.000.000 atau setengah miliar lebih," Ujarnya kepada wartawan, Senin (19/8/2018)

Lebih lanjut pria yang juga sebagai Sekretaris DPC PKB Tuban itu menjelaskan, jika uang pesangon yang diberikan merupakan reward bagi kinerja anggota dewan selama menjabat.

Baik yang tidak terpilih lagi atau kembali menjabat sebagai wakil rakyat, semua dapat pesangon tersebut.

"Uang pesangon ini merupakan bentuk penghargaan selama anggota dewan menjabat, dan tidak ada masalah karena ada aturannya," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved