IKBPS Serahkan Kasus Dugaan Pembuangan Bendera ke Polda Jatim

Keributan yang melibatkan mahasiswa Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019) sempat dipicu oleh dugaan adanya pembuangan bendera merah putih.

IKBPS Serahkan Kasus Dugaan Pembuangan Bendera ke Polda Jatim
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) Peter Frans Rumaseb, saat ditemui di Polda Jatim pada Senin (19/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keributan yang melibatkan mahasiswa Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019) sempat dipicu oleh dugaan adanya pembuangan bendera merah putih.

Isu itu menyebut bahwa Mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua Jalan Kalasan, Tambaksari, Surabaya yang melakukannya.

Menanggapi hal ini Ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) Peter Frans Rumaseb menyerahkan, kasus ini ke kepolisian.

Peter Frans Rumaseb mengaku tak ingin berspekulasi tentang oknum pelaku yang secara sengaja ataupun tidak telah membuang bendera Merah Putih.

(Polda Jatim Buru Penyebar Video Rasis Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya)

"Terkait bendera, kita serahkan kepolisian utk dilakukan proses itu, untuk mencari siapa pelaku," katanya pada awak media di polda Jatim, Senin (19/8/2019).

Termasuk mengusut tuntas terkait perkara munculnya sebitan sebutan tak patut yang beenanda rasial dan disrkimiatif.

"Terkait adanya ucapan atau kata-kata yang mengganggu masyarakat kita dan kami serahkan kepada pihak kepolisian atau petugas keamanan yang akan memproses dan menindaklanjuti," pungkasnya.

Usut punya usut, pihak kepolisian mengaku tak menemukan bukti bahwa mahasiswa Papua telah melakukan pengerusakan Bendara Merah Putih.

(Kabar 43 Mahasiswa Papua Ditangkap Polisi Hoax, IKBP: Kami di Surabaya Damai, Tidak Ada Apa-apa)

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved