Permudah Anak Menghitung Perkalian, Mahasiswa UMS Rangkai 'Cross Shine' untuk Anak SD dan Difabel

Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merangkai boneka-boneka menjadi media pembelajaran perkalian untuk anak-anak.

Permudah Anak Menghitung Perkalian, Mahasiswa UMS Rangkai 'Cross Shine' untuk Anak SD dan Difabel
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merangkai boneka-boneka menjadi media pembelajaran perkalian untuk anak-anak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merangkai boneka-boneka menjadi media pembelajaran perkalian untuk anak-anak.

Produk pembelajaran perkalian tersebut diberi nama "Cross Shine".

Salsabila Faidah Paramita Wardani bersama tiga orang lainnya, Zul Hanifa Suwarno, Andista Mayangsurya dan Andrieany Setyawati membuat "Cross Shine" untuk memudahkan anak-anak menghitung perkalian.

"Awal inspirasinya dari adik di rumah yang susah cara-cara perkalian. Saya punya ide membuat media pembelajarannya," kata Salsabila Faidah Paramita Wardani, Selasa (20/8/2019).

UK Petra Ajak Nonton Pertunjukan Teater Berteknologi VR, Tak Perlu Berangkat ke Gedung Teater

Mahasiswa UK Petra Career Camp 2019 Rancang Aplikasi Nonton Berteknologi VR, Buat Kenalkan Teater

Kelompok mahasiswa ini menyusun boneka-boneka yang dibuat dari kain perca.

"Cross dalam bahasa Inggris berarti perkalian dan Shine artinya bersinar. Kami ingin memberikan pemahaman tentang konsep perkalian kepada anak-anak," kata dia.

Cross Shine diharapkan dapat digunakan anak-anak Sekolah Dasar maupun difabel.

"Sasaran dari media ini yaitu peserta didik Sekolah Dasar kelas III dan IV juga penderita difabel seperti Tuna Rungu dan Tuna Wicara," tutup Salsabila.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved