Terbuat dari Bahan Daur Ulang, Mahasiswa UMS Ciptakan Media Pembelajaran Matematik untuk Anak-Anak

Memanfaatkan bahan daur ulang, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) membuat media pembelajaran Cross Shine.

Terbuat dari Bahan Daur Ulang, Mahasiswa UMS Ciptakan Media Pembelajaran Matematik untuk Anak-Anak
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merangkai boneka-boneka menjadi media pembelajaran perkalian untuk anak-anak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memanfaatkan bahan daur ulang, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) membuat media pembelajaran Cross Shine.

Karya tersebut dibuat oleh Salsabila Faidah Paramita Wardani bersama tiga orang lainnya, Zul Hanifa Suwarno, Andista Mayangsurya dan Andrieany Setyawati.

Salsabila menjelaskan produk yang kelompoknya buat dari bahan daur ulang seperti kain perca sisa-sisa penjahit, stik es krim, pipa bekas dan lainnya.

Permudah Anak Menghitung Perkalian, Mahasiswa UMS Rangkai Cross Shine untuk Anak SD dan Difabel

Bahan tersebut dirangkai berbentuk kubik yang sederhana dengan ukuran 60 cm x 70 cm.

Terdapat boneka-boneka dari kain perca dan juga dilengkapi angka-angka.

"Alat ini digunakan dengan cara dinyalakan, lalu mulai memilih angka yang akan dikalikan. Untuk mendapatkan hasil jawaban yaitu dengan menghitung jumlah lampu yang menyala pada boneka," kata Salsabila, Selasa (20/8/2019).

Salsabila mengatakan komponen paling sulit yaitu memasang rangkaian listrik untuk membuat boneka bersinar.

"Setiap lampu ada keterangannya. Merah artinya bilangan ganjil, kuning bilangan prima dan biru untuk genap," kata dia.

Antar Sekolah Anak, Jennifer Jill yang Jadi Sopir, Suami Duduk Santai, Jennifer: Ajun Kamu Sakit?

Selama satu bulan, Salsabila dan rekan-rekannya membuat Cross Shine yang ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar.

"Alat ini pertama kali di uji coba di SD Muhammadiyah 18 dan hasil yang didapatkan yaitu siswa-siswi lebih berkemajuan, dan lebih memahami konsep perkalian yang sebenarnya. Kedepannya akan dimanfaatkan untuk organisasi Muhamadiyah sebelum untuk umum," tutup dia.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved