Liga Indonesia

Selisih 12 Poin Dengan Pemuncak Klasemen, Dejan Tetap Pikir Positif Bawa Madura United Juara

Kekalahan 0-1 Madura United dari Bali United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (20/8/2019) kemarin memperlebar selisih poin Madura Uni

Selisih 12 Poin Dengan Pemuncak Klasemen, Dejan Tetap Pikir Positif Bawa Madura United Juara
SURYA/SUGIHARTO
Pemain Madura United, Greg Nwokolo berebut bola dengan pemain Bali United pada laga Madura United vs Bali United pada pekan ke-15 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Selasa (20/8/2019) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Kekalahan 0-1 Madura United dari Bali United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (20/8/2019) kemarin memperlebar selisih poin Madura United dengan pemuncak klasemen di Liga 1 2019.

Madura United saat ini berada di posisi empat klasemen dengan raihan 23 poin, selisih 11 poin dengan pemuncak klasemen sementara, Bali United yang sudah kemas 34 poin, dengan catatan keduanya miliki jumlah laga sama.

Meski miliki cukup banyak selisih poin. Dejan Antonic, pelatih Madura United akui masih terus berpikir positif bisa bawa skuat asuhannya raih juara.

Dengan skuat mentereng seperti saat ini, Dejan memang ditargetkan manajemen Madura United bisa bawa tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu juara.

"Peluang masih ada, sepakbola ya sepakbola, tentu 11 poin besar, tapi di sepakbola semua bisa terjadi, kalo ada kesempatan kami harus pikir posifit," terang Dejan Antonic kepada Tribunjatim.com.

Optimisme Dejan bukan tanpa alasan. Karena di putaran kedua nanti (sejak pekan 18) Madura akan ada tambahan dua pemain asing setelah sebelumnya manajer Madura United, Haruna Soemitro memastikan pihaknya akan gunakan semua jatah pemain asing, empat pemain, satu Asia.

Hasil Madura United Vs Bali United, Berlaga dengan 10 Pemain, Laskar Sape Kerrab Takluk 0-1

Farhat Abbas Klaim Punya Rahasia yang Bisa Jatuhkan Hotman Paris: Saya Bongkar!

Ning Surabaya Cantik ini Bakal Dilantik Jadi Anggota Dewan Paling Muda di Surabaya

Satu diantaranya yang sudah pasti adalah Diego Assis, gelandang asal Brasil yang pernah perkuat Persela (Liga 1 2018), satu lain masih jalani trial.

Selama putaran pertama, Madura hanya diperkuat dua pemain asing, Aleksandar Rakic dan Jaimerson Xavier.

Penegasan pelatih asal Serbia itu akan dibuktikan pada laga Madura United terdekat saat jamu PSIS Semarang, laga pekan 16 (24/8/2019). Jika kembali terpeleset, maka peluang raih juara semakin berat.

Apalagi melihat performa Bali United, sebelum laga terakhir taklukkan Madura United. Tim besutan Stefano Cugurra "Teco" tersebut tampil dominan lima laga beruntun selalu raih poin sempurna

Dua diantaranya taklukkan Tira Persikabo dan PSM Makassar, dua tim kuat yang menjadi favourite juara.

Untuk memaksimalkan selisih poin, Dejan berharap Greg Nwokolo dkk bisa belajar dari hasil empat laga terakhir yang puasa kemenangan, satu laga kalah, sisanya imbang.

"Kami semua kecewa dengan empat game terakhir, banyak poin kami hilang. Kami harus belajar dari yang itu, mungkin cukup berat untuk kami sementara ini, kami segera harus perbaiki," pungkas Dejan kepada Tribunjatim.com. (Amn/Tribunjatim.com)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved