Unit Reskrim Polsek Sedati Tangkap Pengedar Ganja, Pelaku Kirim Ganja Melalui Jasa Pengiriman Barang

Kapolsek Sedati, AKP I Gusti Made Merta mengatakan pelaku yang bernama Harun Rusli

Unit Reskrim Polsek Sedati Tangkap Pengedar Ganja, Pelaku Kirim Ganja Melalui Jasa Pengiriman Barang
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Pelaku pengiriman ganja menggunakan jasa pengiriman barang saat ditunjukkan oleh petugas Mapolsek Sedati, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Unit Reskrim Polsek Sedati tangkap pelaku pengedar ganja.

Kapolsek Sedati, AKP I Gusti Made Merta mengatakan pelaku yang bernama Harun Rusli (21), warga Desa Plandi Kabupaten Jombang, diketahui melakukan pengiriman ganja melalui jasa pengiriman barang.

"Pada hari Sabtu, (3/8/2019), unit Reskrim Polsek Sedati mendapat laporan dari jasa pengiriman barang terkait adanya pengiriman paket mencurigakan. Akhirnya petugas langsung menelusuri laporan tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (21/8/2019).

Semua Lokasi Parkir di Sidoarjo Akan Dipasangi CCTV, Pantau Pelayanan Jukir dan Keamanan Kendaraan

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata paket mencurigakan yang akan dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut berisi ganja.

"Kemudian petugas mengecek kamera CCTV dari jasa pengiriman barang untuk mengetahui siapa pengirim barang tersebut. Dari kamera CCTV, terlihat seorang pria dengan rambut disemir putih dan tato pada jidat dan kedua tangannya. Pengirim barang juga terlihat memakai kaos warna hitam bertuliskan salah satu salon potong rambut di Desa Betro," jelasnya.

Akhirnya pada Minggu, (4/8/2019), petugas berhasil membekuk pelaku yang sedang bekerja di salon potong rambut tersebut.

Dua Pelaku Curanmor di Perumahan Graha Tirta Waru Sidoarjo Rusak Gembok Pagar dengan Alat Khusus

Dari hasil pengakuan pelaku, paket berisi ganja kering seberat 2,5 ons tersebut memang miliknya.

"Ia mengaku barang haram tersebut didapatkan dari teman kerjanya yang berinisial YC. Petugas langsung mencari nama teman pelaku di kostnya, namun ternyata sudah tidak ada di tempat," tambahnya.

Pelaku sendiri saat ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel tahanan Mapolsek Sedati.

"Saat ini pelaku masih kita mintai keterangan lebih lanjut. Untuk teman pelaku sendiri, masih terus dilakukan pengejaran. Untuk pasalnya sendiri, pelaku terancam pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved