Kerusuhan di Papua

Asrama Mahasiswa Papua di Malang Didatangi Polisi, Kemenkopolhukam Sebut untuk Mengkondusifkan

(Kemenkopolhukam) menyebut tindakan kepolisian yang mendatangi tempat tinggal mahasiswa Papua di Malang sebagai upaya pengkondusifan.

Asrama Mahasiswa Papua di Malang Didatangi Polisi, Kemenkopolhukam Sebut untuk Mengkondusifkan
SURYA.CO.ID/HAYU YUDHA PRABOWO
BENTROK DEMONTRASI - Polisi membubarkan massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kahuripan, Kota Malang, Kamis (15/8/2019). Bentrok dua kubu massa aksi dari AMP dan Aliansi Malang Kondusif serta warga ini menyebabkan sejumlah massa aksi dari dua kubu serta aparat keamanan mengalami luka-luka akibat aksi saling lempar batu . 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) menyebut tindakan kepolisian yang mendatangi tempat tinggal mahasiswa Papua di Malang sebagai upaya pengkondusifan.

"Kepolisian ini datang ke beberapa tempat untuk mengkondusifkan, untuk melindungi dan melayani," ujar Kabid Penanganan Kejahatan Transnasional pada Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Kejahatan Transnasional dan Kejahatan Luar Biasa, Brigjen Pol Erwin Chahara Rusmana ketika ditemui di Malang, Rabu (21/8/2019) malam.

Ia menambahkan pengkondusifan dengan cara mendatangi mahasiswa Papua di tempat tinggalnya itu untuk menciptakan rasa aman. Selain itu, hal tersebut juga dalam rangka menjalin komunikasi yang baik dengan mahasiswa Papua di Malang.

"Dan semuanya pasti seirama dengan tokoh masyarakat lainnya," ucap Erwin.

Siapa Sherly Annavita yang Sindir Jokowi di ILC TVOne? Berikut Profilnya, Ternyata Lulusan Australia

Divonis 2 Tahun Penjara, Caleg Nasdem ini Minta Ikut Pelantikan DPRD Gresik Besok

Identitas Korban Mutilasi di Pasart Besar Malang Masih Misteri, Kasusnya Belum P21

Sebelumnya, akun instagram @west_papua_melawan merespon perihal kedatangan anggota kepolisian di Asrama Mahasiswa Papua di Malang dengan mengunggah beberapa foto.

"Asrama Kontrakan Mahasiswa Papua (Yamewa 2) di Malang didatangi polisi pada tanggal 21 Agustus 2019, memaksa untuk ikut dalam kegiatan tiba-tiba yang dibuat oleh Tni dan polisi yang difasilitasi oleh Wali Kota Malang. Mohon advokasi!," tulis akun tersebut.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved