Bom Molotov Hingga Mobil Pikap, Jadi Alat Bukti 9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Saat Sidang

Bom Molotov Hingga Mobil Pikap, Jadi Alat Bukti 9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Saat Sidang di PN Surabaya.

Bom Molotov Hingga Mobil Pikap, Jadi Alat Bukti 9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Saat Sidang
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Sebuah mobil pikap yang menjadi barang bukti kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Madura dilimpahkan di Kejari Surabaya, Kamis, (22/8/2019). 

Bom Molotov Hingga Mobil Pikap, Jadi Alat Bukti 9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Saat Sidang

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam pemeriksaan kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, Kejari Surabaya selain memeriksa tersangka juga menerima beberapa alat bukti.

Dikatakan pengacara sembilan tersangka, Andry Ermawan ada beberapa alat bukti yang dilimpahkan. 

Mulai dari baju, pecahan kaca, bom molotov bahkan ada mobil pikap milik tersangka. Akan tetapi Andry menjelaskan untuk mobil pikap sendiri itu digunakan tersangka hadir di TKP. 

9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Ditahan di Polda Jatim, Harus Buat Permohonan Maaf ke Jokowi

Kejati Jatim Nyatakan Berkas Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Telah Lengkap (P21)

Persidangan Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Digelar di PN Surabaya, Keamanan Jadi Faktornya

"Tapi kan belum tentu mobil itu digunakan untuk membawa massa. Nanti kami buktikan mobil itu digunakan apa. Karena ada salah satu klien saya mengaku hanya lewat dan menonton," ujar Andry, Kamis, (22/8/2019). 

Selanjutnya, pihaknya akan membuktikan dan menjelaskan di Pengadilan nantinya. Andry mengaku masih belum mengetahui kapan jadwal sidang. 

"Nanti kejaksaan yang akan menentukan. Masih berkoordinasi dengan pihak Pengadilan," terangnya. 

Ditanya terkait surat permohonan maaf dari para tersangka kepada Kapolri dan Presiden, Andry menambahkan surat tersebut akan dilampirkan dalam penangguhan penahanan saat di Pengadilan nanti. 

"Sebagai pertimbangan hukum surat nanti kami lampirkan dalam penangguhan," tandasnya. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved