Federasi Kontras Soroti Proyek Pembangunan Jokowi di Papua: Siapa yang Butuh Jalan Trans Papua?

Andy Irfan Junaedi menjelaskan pembangunan infrastruktur yang dibangun Jokowi belum cukup menjawab segala permasalahan yang terjadi di Papua.

Federasi Kontras Soroti Proyek Pembangunan Jokowi di Papua: Siapa yang Butuh Jalan Trans Papua?
Tayangan YouTube Trans7
Sekjen Federasi Kontras, Andy Irfan Junaedi membeberkan permasalahan yang memicu letupan di Papua. 

TRIBUNJATIM.COM - Andy Irfan Junaedi sebagai Sekretaris Jenderal Federasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang dibangun Jokowi dalam pemerintahannya selama 5 tahun ini belum cukup untuk menjawab segala permasalahan yang terjadi di Papua.

Hal itu disampaikan Andy Irfan Junaedi saat menjadi narumber di program acara Mata Najwa yang diunggah kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (21/8/2019).

Di mata Andy Irfan Junaedi, masyarakat Papua tidak merasakan dampak pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Pasalnya, menurut Andy Irfan Junaedi selama ini pemerintah tidak memberikan apa yang warga Papua butuhkan.

Tanggapi Kerusuhan di Papua, Mahfud MD: Kalau Tidak Selesai Semua akan Menyesal

Kecurigaan Jokowi Terhadap Penumpang Gelap Saat Kerusuhan Papua, Siapakah yang Dimaksud?

Profil Biodata Sherly Annavita Milenial yang Kritik Jokowi, Dai Muda & Berprestasi di Luar Negeri

Dengan tegas ia membantah pembangunan yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk menyejahterakan warga Papua.

Salah satu contoh yang ia berikan adalah pembangunan Jalan Trans Papua.

Baginyam Jalan Trans Papua tidak dibutuhkan warga Papua. Justru pembangunan Trans Papua menimbulkan masalah baru.

Ia menilai pembangunan Trans Papua justru menimbulkan masalah baru.

"Sama sekali enggak, justru itu yang bermasalah," ucap Andy Irfan Junaedi.

Andy Irfan Junaedi kemudian bertanya apakah warga Papua butuh jalan Trans Papua

Halaman
1234
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved