Ketahuan SImpan Sabu, Warga Gresik Dihukum Selama 4,8 Tahun Penjara

Hari Prayitno alias Acong (39), warga Wringinanom, Kabupaten Gresik dihukum Pengadilan Negeri Gresik penjara selama 4,8 tahun.

Ketahuan SImpan Sabu, Warga Gresik Dihukum Selama 4,8 Tahun Penjara
Surya/Moch Sugiyono
DITAHAN - Terdakwa Hari Prayitno alias Acong meninggalkan ruang sidang PN Gresik setelah divonis hakim selama 4,8 tahun penjara akibat memiliki narkotika, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hari Prayitno alias Acong (39), warga Wringinanom, Kabupaten Gresik dihukum penjara selama 4,8 tahun.

Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik Putu Gede Hariadi.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik menilai, perbuatan terdakwa Hari Prayitno alias Acong tidak mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

Perbuatan terdakwa juga terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

(Digerebek Polisi di Rumah, Pria Bangkalan Ini Berusaha Kabur Sambil Buang Tas Isi Sabu Rp 180 Juta)

"Menghukum terdakwa selama 4 tahun delapan bulan dan denda Rp 800 juta, subsidaer 6 bulan kurungan," kata Hariadi, Rabu (21/8/2019).

Dari putusan tersebut, hakim mempertimbangkan perbuatan terdakwa yang sopan di persidangan, jujur, mengakui kesalahannya, tidak akan mengulangi dan sebagai tulang punggung keluarga.

"Terdakwa juga menderita sakit di kaki kanan. Tolong saudara untuk menjaga kesehatan dan tidak mengulangi perbuatan memiliki narkotika," imbuhnya.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Gresik Nurul Istianah.

Kejaksaan Negeri Gresik sebelumnya menuntut terdakwa Hari Prayitno alias Acong dengan hukuman selama 7 tahun penjara dan denda Rp 800 Juta subsider 6 bulan kurungan.

(Dibekuk, Pecandu Sabu Sampang Madura ini Mendekati Polisi di Warung Es di Bangkalan)

Diketahui, terdakwa Hari Prayitno disergap Satnarkoba Polres Gresik di Jalan Raya Cangkir Driyorejo, Minggu (13/1/2019). Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu-sabu dengan berat 0,29 gram.

Mendapat putusan hukuman seberat itu, terdakwa Hari Prayitno yang menderita sakit kaki kanan, hanya bisa diam sambil meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri Gresik.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Tak Puas dengan Gaji Bulanannya, Kurir Paket di Surabaya Nyambi Jualan Sabu, Diciduk Polisi di Kos)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved