Siswa SD di Jember Doakan Pebalap Indonesia di Ajang TdI 2019 Menang dan Lancar Selesaikan Etape 4

Tour d'Indonesia (TdI) 2019 menjadi ajang ujicoba bagi atlet balap sepeda Indonesia. Di etape 4 tantangan paling legendaris ialah Paltuding.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/SRI WAHYUNIK
Pebalap nasional dari KFC Cycling Team M Abdurrohman saat melakukan tos dengan pelajar Indonesia di garis start etape 4 TdI 2019 di Jl Sudarman Jember, Kamis (22/8/2019) 

TRIBUNJEMBER.COM, JEMBER - Tour d'Indonesia (TdI) 2019 menjadi ajang ujicoba bagi atlet balap sepeda Indonesia.

Race Director TdI 2019, Sondi Sampurno mengatakan, ada tiga tim dari Indonesia yang ikut di TdI yakni Tim Nasional balap sepeda, PGN Road Cycling Team, dan KFC Cycling Team.

Diwawancarai sejumlah wartawan di sela-sela pemberangkatan etape 4 TdI 2019 di Jl Sudarman Alun-Alun Jember, Sondi Sampurno mengatakan, TdI merupakan pertandingan balap sepeda profesional 2.1.

"Karenanya levelnya lebih tinggi, kecepatan lebih tinggi, dan persaingan lebih bagus. Tour d'Indonesia menjadi ajang ujicoba bagi atlet nasional kita. Saat ini yang ikut ada tiga tim dari Indonesia, dan semuanya atlet nasional, tidak ada orang asingnya," ujar Sondi Sampurno, Kamis (22/8/2019).

Terinspirasi Tour dIndonesia, Punjul Santoso Ingin Gelar Tour dBatu untuk Munculkan Bibit Atlet

Hal ini berbeda dengan sejumlah tim dari beberapa negara di Asia.

Team Sapura Cycling ataupun Terenggenu Inc TSG dari Malaysia, misalkan, yang memiliki beberapa pebalap dari Eropa dan Australia.

Pebalap Eropa dan Australia, lanjut Sondi Sampurno, masih mendominasi balapan Tour d'Indonesia ini.

Walaupun mereka mewakili tim dari negara Asia, namun para pebalap dari Eropa dan Australia ini menjuarai etape dan klasemen sementara di keseluruhan etape.

Etape 4 Tour dIndonesia 2019 Dimulai dari Jember Menuju Kawah Ijen Banyuwangi

Seperti saat etape 3 Batu - Jember yang menempuh jarak 193 KM berakhir, Rabu (21/8/2019) kemarin, terlihat pebalap Eropa dan Australia mendominasi juara lintasan.

Kamis (24/8/2019) ini, etape 4 dimulai dari Jember dan berakhir di Paltuding, Kawah Ijen, Banyuwangi, menempuh jarak 150 KM.

Etape ini menjadi etape menantang karena melewati tiga 3 - 4 tanjakan.

Tanjakan di etape 4 antara lain Gunung Gumitir di perbatasan Jember - Banyuwangi, dan sebelum memasuki Pos Paltuding, Kawah Ijen.

Pebalap Tour dIndonesia Lewati Jalan Nasional Lumajang, Berikut 3 Jalur Alternatif Bagi Pengendara 

"Etape 3 dan 4 sudah mulai bicara karena ada beberapa tanjakan. Terutama di etape 4 ini menantang karena ada 3 - 4 tanjakan, antara lain di Gunung Gumitir, dan Paltuding. Paling legendaris itu Paltuding. Yang saat ini bisa dibilang jadi icon tanjakan balapan sepeda," tegas Sondi Sampurno.

Dia berharap para pebalap bisa menyelesaikan etape 4 secara baik dan lancar, termasuk juga untuk pebalap Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved