Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Inovatif

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2019. Predikat tersebut diberikan oleh Koran Sindo

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf  Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Inovatif
(Surya/Galih Lintartika)
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2019. Predikat tersebut diberikan oleh Koran Sindo dan Sindonews untuk kategori Pelayanan Masyarakat.

Keberhasilan Bupati Irsyad Yusuf ini dalam Inovasi SAKERA JEMPOL (Sadari Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Dengan Jemput Bola) yang sukses menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik kepada Bupati Irsyad Yusuf, dalam acara Malam Penganugerahan Kepala Daerah Inovatif (KDI)2019, di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Kamis (22/08/2019)malam.

Djaka Susila, Pemimpin Redaksi KORANSINDO menilai kepemimpinan Bupati Irsyad Yusuf selama menjabat, banyak mengalami kemajuan di berbagai bidang. Salah satunya adalah pelayanan masyarakat (publik) yang manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat.

"Setelah kami lakukan uji lapangan, banyak kemajuan yang diraih oleh Kabupaten Pasuruan. Saya ambil contohnya adalah Inovasi Sakera Jempol yang sukses menyelesaikan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan sampai menurun drastis hingga 50 persen,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Ditinggal ke Hajatan Nikah Sang Kolega, Rumah Milik Warga Banyu Urip Ludes Dilumat Si Jago Merah

Persebaya Vs Persija Jakarta, Macan Kemayoran Hanya Bisa Gunakan Dua Pemain Asingnya

143 Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar di Masalembu Dievakuasi Menuju Surabaya

Hebatnya lagi, Inovasi SAKERA JEMPOL tak hanya diakui oleh Pemerintah dengan skala nasional. Tapi juga mendapat pengakuan dari dunia internasional. Hal itu dibuktikan dengan keikutsertaan Inovasi SAKERA JEMPOL sebagai peserta United Nation Public Service Awards (UNPSA) 2019 untuk kategori Promoting Gender Responsive Pubic Service to Achieve the SDGs.

Oleh karenanya, Djaka menegaskan, Bupati Irsyad Yusuf sangat berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik. Termasuk salah satunya perhatian terhadap permasalahan perempuan dan anak di wilayahnya.

“Semoga tidak cepat puas sampai di sini. Tapi kami berharap bahwa komitmen Bupati Irsyad atau kepala daerah yang berhasil ini, diikuti oleh staf di bawahnya. Dalam artian bisa menterjemahkan sesuai visi misi seorang Kepala Daerah,” ucapnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf menegaskan bahwa banyaknya penghargaan yang diterimanya bukan menjadi tujuan utama kepemimpinannya sebagai kepala daerah. Melainkan menjadi motivasi agar seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan semua elemen masyarakat, sepakat untuk bersama-sama menciptakan Kabupaten Pasuruan yang semakin sejahtera, maslahat dan berdaya saing.

“Sekali lagi saya tegaskan sekaligus saya mentahkan berbagai spekulasi, opini maupun statement yang menyebutkan bahwa yang kami cari adalah penghargaan. Untuk apa kami mencari penghargaan kalau ternyata banyak hal yang kami rasa masih kurang. Penghargaan ini adalah apresiasi dari pemerintah propinsi, nasional bahkan dari media yang selalu memantau kinerja kami. Sehingga kalaupun kami menerima penghargaan, itu adalah bonus yang kami terima,” tegas Irsyad, sesaat setelah penganugerahan selesai dilakukan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved