Pilwali Surabaya 2020

Ning Lia Disebut Maju Pilwali Surabaya 2020 Gantikan Risma, Fatayat NU Jatim Bakal Dukung Anggotanya

Ning Lia disebut maju Pilwali Surabaya 2020 gantikan Tri Rismaharini. Fatayat NU Jatim bakal dukung anggotanya.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Pengurus Fatayat NU Jawa Timur, Lia Istifhama. Keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang digadang maju dalam Pilwali Surabaya 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Semakin mendekati Pilwali Surabaya 2020, nama-nama yang digadang-gadang untuk maju sebagai calon Wali Kota Surabaya terus bermunculan.

Satu di antara nama yang akhir-akhir ini muncul adalah Pengurus Fatayat NU Jawa Timur, Lia Istifhama.

Ning Lia, sapaan akrabnya beberapa kali sudah diundang untuk mengisi berbagai forum, satu di antaranya diskusi publik yang diselenggarakan Komunitas Milenial Peduli Indonesia (Kompi) Surabaya, yang bertujuan untuk mengenal lebih dalam para tokoh yang digadang untuk memimpin Kota Pahlawan.

Syarat Maju Pilwali Kota Surabaya 2020 Jalur Perorangan, Harus Punya Pendukung di 16 Kecamatan

Ketua Fatayat NU Jawa Timur, Dewi Winarti mengungkapkan, memang banyak kader Fatayat NU di Jawa Timur yang memiliki potensi besar untuk menjadi kepala daerah.

"Kami menyadari fatayat NU pasti didekati oleh berbagai kelompok dan tidak bisa dihindari juga akan ada potensi kader kader fatayat untuk berlaga di Pilkada ke depan," ujar Dewi, Minggu (25/8/2019).

Namun begitu Dewi menjelaskan, Fatayat NU yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama tentu mengikuti garis yang sudah ditentukan oleh Nahdlatul Ulama.

Pendaftaran Calon Perseorangan Pilwali Kota Blitar 2020 Dimulai November 2019

"Secara organisasi Fatayat NU Jawa Timur tentu tidak boleh berada di wilayah politik praktis, tapi secara keanggotaan mempunyai hak untuk memberikan support kepada siapapun termasuk kader Fatayat sendiri," lanjutnya.

Dewi pun secara pribadi bukan sebagai Ketua Fatayat NU Jawa Timur, sudah menyarankan kepada kader fatayat NU ketika ada kader fatayat NU yang maju tentu harus didukung secara penuh.

Dewi menambahkan, dalam Fatayat NU juga ada pendidikan politik untuk pembekalan para kader Fatayat, namun hal tersebut tidak menjadi prioritas atau program utama.

Rektor Unesa Dukung Dedy Rahman Prehanto Maju Pilwali Surabaya 2020, Begini Penjelasannya

"Karena kita kembali ke fitrahnya bahwa Fatayat ini amanahnya dari NU adalah organisasi yang dilahirkan oleh ulama untuk urusan-urusan perempuan," ujar Dewi.

Sedangkan untuk Pilkada Surabaya, Dewi mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan di tingkat Fatayat NU Jawa Timur.

"Ning Lia sendiri secara resmi juga belum menyampaikan keinginannya untuk maju di dalam pilwali Surabaya," pungkasnya.

PKB Jatim Siap Dukung Fatayat NU Jatim Wujudkan 9 Khidmat Program, Gus Halim: Harus Dilaksanakan

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved