Para Gamers Ramaikan Gelaran Esport di Jatim Expo Surabaya

Gamers Land Party (GLP) 2019 selama dua hari pada 24-25 Agustus 2019 di Jatim Expo Surabaya Jalan Ahmad Yani Nomor 99 Margorejo, Wonocolo Surabaya Ja

Para Gamers Ramaikan Gelaran Esport di Jatim Expo Surabaya
yoni Iskandar/Tribunjatim
Direktur Pengembangan Bisnis PT Esid psit Christian Suryadi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  PT Electronic Sports Indonesia (ESID) resmi menggelar acara The International 9th yaitu Gamers Land Party (GLP) 2019 selama dua hari pada 24-25 Agustus 2019 di Jatim Expo Surabaya Jalan Ahmad Yani Nomor 99 Margorejo, Wonocolo Surabaya Jawa Timur.

Direktur Operasional PT ESID, Victorinus Tanjaya berpandangan bahwa event eSports GLP 2019, adalah pertama kali dilakukan di Indonesia. GLP 2019 kali ini tidak hanya akan menggelar nonton bareng atau disebut dengan PUBSTOMP saja tetapi juga ada event lain yang akan digelar secara bersamaan, seperti Gathering Komunitas Gamer Terbesar, Gaming Competition, Costplay Party, Techno Update, Experience Internet 1Gbps hingga meet and greet.

Victorinus memprediksi acara berskala Internasional itu akan dihadiri lebih dari dari 10.000 pengunjung di Jatim Expo Surabaya. Dia optimistis acara yang akan mempertemukan para gamer itu dapat mendorong industri dan ekosistem eSports di Indonesia, terutama di Surabaya.

"GLP 2019 yang digelar di Surabaya ini bukan sekedar nonton bareng biasa ya, tetapi akan ada acara besar lainnya di GLP 2019," tuturnya dalam keterangan resminya di Surabaya, Sabtu (24/8).

Dia menjelaskan bahwa turnamen eSport dewasa ini lebih dominan digelar di wilayah DKI Jakarta, namun dia berpandangan potensi eSport tersebut juga ada di wilayah Surabaya, karena itu ESID akan menggelar event tersebut di Surabaya.

Cerita 2 Korban KM Santika Nusantara Terbakar: Dua Hari Minum Air Laut dan Terombang-ambing

Rayakan Hari Kemerdekaan RI, Seribu Perserta Ramaikan Karnaval Budaya Desa Ngingas Waru Sidoarjo

Jelang Event Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan, Warga Malang Sikat Koridor Kayutangan

"Jadi kan kalau di Jakarta, turnamen eSports itu sendiri sudah beberapa kali diadakan. Sementara potensi eSports itu ada dimana-mana dan salah satunya di Surabaya," katanya.

Menurutnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga akan hadir pada event berskala besar tersebut. Kehadiran Menkominfo Rudiantara dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah, merupakan wujud dukungan regulator terhadap industri eSports dan ESID yang kini berkembang di Indonesia.

Terdapat atraksi menarik yaitu lomba Costplay yang dihadiri oleh 75 orang dengan menggunakan kostum karakter yang akan dinilai oleh tiga juri yang merupakan mantan pemenang Costplay salah satunya Punipun7.

Menurut Christian, event GLP 2019 akan menjadi pintu masuk bagi ESID untuk menciptakan ekosistem esport di Tanah Air. Dia juga mengungkapkan acara ini merupakan wadah berkumpulnya para gamer dari berbagai platform sekaligus untuk menunjukkan bahwa esports adalah salah satu industri baru yang akan berkembang pesat baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

“Ajang ini kami hadirkan untuk memberikan wadah bagi para penggemar gim dan eSports di Tanah Air. Kami berupaya untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Christian, soalnya adanya gamers yang mengalami gangguan syaraf, menurutnya itu sudah ada pad akelainan diri si anak tersebut bukan karena pengaruh game yang dimainkan.

"Soal berita yang sedang viral, bahwa itu bukan karena kecanduan games tapi ada kelainan pada si anak. Sebaikanya ada pendampingan dari orang tua. Jadi kalau hanya untuk bermain maksimal dua jam saja. Kalau untuk menjadi atlet minimal bermain 7 jam dan harus ada pendamping atau pelatihnya," ujarnya.

Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved